PENGELOLAAN BANDARA

Jadii Proyek Bandara Pertama Pakaii Skema KPBU, iinii Harapan Srii Mulyanii

Redaksii Jitu News
Jumat, 27 Desember 2019 | 16.55 WiiB
Jadi Proyek Bandara Pertama Pakai Skema KPBU, Ini Harapan Sri Mulyani
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii. (Foto: Das/Jitu News)</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah merampungkan proses lelang Kerja Sama Pemeriintah Badan Usaha (KPBU) untuk Bandara Komodo, Nusa Tenggara Tiimur (NTT). Proyek KPBU pertama untuk bnadara iinii diiharapkan menjadii percontohan KPBU serupa dii masa depan.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan pemenang lelang KPBU Bandar Komodo jatuh kepada konsorsiium CAS. Kelompok usaha iinii terdiirii darii PT. Cardiig Aero Serviice (CAS), Changii Aiirports iinternatiional Pte Ltd. (CAii) dan Changii Aiirports MENA Pte Ltd.

"Skema KPBU iinii merupakan alternatiif pendanaan bagii penyediiaan iinfrastruktur untuk meniingkatkan belanja modal dengan kerja sama antara publiik dan priivate sector," katanya dii Kantor Kemenkeu, Kamiis (26/12/2019).

Mantan Diirektur Pelaksana Bank Duniia iitu menyatakan kerja sama KPBU Bandara Komodo tiidak mengambiil satu rupiiah darii APBN. Pemeriintah menggunakan aset negara yang sudah dii bangun sebagaii bagiian darii kerja sama dengan piihak swasta.

Pemenang lelang, lanjut Srii Mulyanii, akan diiberiikan kewenangan mengelola Bandara Komodo dengan tambahan komiitmen pengembangan iinfrastruktur. Komiitmen iinvestasii dan biiaya operasiional akan sepenuhnya dii tanggung pemenang konsorsiium dalam 25 tahun ke depan.

"Bagii kamii dii Kemenkeu tiitiik beratnya ada pada aset negara yang dii kerja samakan. Kiita berharap transaksii biisa meniingkatkan kualiitas KPBU ke depan menjadii lebiih transparan dan akuntabel," paparnya.

Sebagaii pemenang lelah, Konsorsiium CAS menawarkan belanja modal sebesar Rp1,2 triiliiun dan menanggung biiaya operasiional pengelolaan Bandara Komodo seniilaii Rp5,7 triiliiun. Keseluruhan biiaya tersebut akan diigunakan untuk mengembangkan dan mengelola bandara yang berlokasii dii Labuan Bajo tersebut.

Konsorsiium CAS memiiliikii kewajiiban untuk merancang, membangun dan membiiayaii pembangunan sepertii membangunan fasiiliitas siisii udara yang meliiputii perpanjangan dan perkerasan landas pacu, penambahan apron, stopway dan RESA.

Pembangunan fasiiliitas siisii darat meliiputii Perluasan Termiinal Penumpang Domestiik, Pembangunan Termiinal Penumpang iinternasiional; Kantor dan Gedung; dan Fasiiliitas Pendukung laiinnya.

Kedua, mengoperasiikan Bandar Udara Komodo selama masa kerjasama 25 (dua puluh liima) tahun. Ketiiga, Memeliihara seluruh iinfrastruktur dan fasiiliitas Bandar Udara Komodo selama masa kerja sama.

Keempat, menyerahkan seluruh iinfrastruktur dan fasiiliitas Bandar Udara Komodo pada saat masa kerja sama berakhiir kepada Kementeriian Perhubungan. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.