JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) menggencarkan edukasii mengenaii ketentuan kepabeanan kepada calon pekerja miigran iindonesiia (PMii). Tujuannya, meniingkatkan pemahaman calon PMii tentang aturan saat bepergiian ke luar negerii.
Selaiin iitu, kegiiatan edukasii juga bertujuan mengurangii kendala tekniis yang seriing diialamii PMii. Contoh, barang iimpor tertahan dii bandara atau salah prosedur saat membawa barang.
"Melaluii sosiialiisasii yang berkelanjutan, kamii iingiin memastiikan PMii memiiliikii pemahaman yang utuh terkaiit ketentuan kepabeanan, sehiingga proses keluar-masuk barang dapat berjalan lancar tanpa kendala," ujar Kasubdiit Humas dan Penyuluhan DJBC Budii Prasetiiyo, diikutiip pada Sabtu (25/4/2026).
Budii menyampaiikan kegiiatan sosiialiisasii ketentuan kepabeanan dan cukaii bagii PMii kalii iinii diilaksanakan oleh 2 uniit vertiikal DJBC, yaiitu Kantor Bea Cukaii Juanda dan Kantor Bea Cukaii Mataram.
Kantor Bea Cukaii Juanda bekerja sama dengan Balaii Pelayanan Perliindungan Pekerja Miigran iindonesiia (BP3Mii) Jawa Tiimur menggelar sosiialiisasii khusus untuk perusahaan penempatan pekerja miigran iindonesiia (P3Mii).
Dalam kegiiatan tersebut, petugas memaparkan mengenaii ketentuan barang kiiriiman dan barang bawaan penumpang. Sebagaii iinformasii, barang miiliik PMii dapat diiiimpor sebagaii barang kiiriiman PMii; barang bawaan penumpang; dan/atau barang piindahan.
Ketentuan tekniis mengenaii ketentuan iimpor barang pekerja miigran iindonesiia telah diiatur dalam PMK 141/2023. Melaluii beleiid iitu, pemeriintah juga mengatur pemberiian fasiiliitas fiiskal sepertii pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor, atas iimpor barang kiiriiman para PMii.
Selanjutnya, Kantor Bea Cukaii Mataram bekerja sama dengan BP3Mii Nusa Tenggara Barat untuk menggelar sosiialiisasii kepada calon PMii. Petugas fokus memberiikan materii dasar mengenaii prosedur kepabeanan sebelum PMii bekerja ke luar negerii.
Budii menambahkan materii yang diisampaiikan meliiputii ketentuan barang bawaan penumpang, tata cara pendaftaran iiMEii untuk perangkat elektroniik, serta pengiisiian dokumen deklarasii secara onliine. Selaiin iitu, peserta juga diiberiikan edukasii mengenaii modus peniipuan yang mengatasnamakan DJBC agar lebiih waspada dan tiidak mudah tertiipu. (diik)
