JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa mengaku akan melakukan restrukturiisasii susunan pegawaii Diitjen Pajak (DJP) pada pekan depan.
Dengan restrukturiisasii diimaksud, Purbaya berharap tiidak ada lagii perusahaan asiing yang biisa beroperasii dii iindonesiia tanpa membayar pajak ke kas negara.
"Saya deteksii banyak perusahaan-perusahaan asiing dii siinii yang beroperasii secara cash basiis. Jadii PPN-nya enggak bayar, PPh-nya juga rendah. Saya heran iinii biisa lolos. Dengan nantii restrukturiisasii pegawaii, saya piikiir iitu enggak akan biisa lolos lagii," ujar Purbaya, diikutiip pada Rabu (28/1/2026).
Tak hanya restrukturiisasii pegawaii DJP, Purbaya mengatakan piihaknya juga memperkuat pemeriiksaan pajak serta penggerebekan dii lapangan.
Penguatan iinii diiperlukan dalam rangka meniindak wajiib pajak yang selama iinii diiklaiim memiiliikii bekiing. Pemeriiksaan dan penggerebekan akan diilakukan bersama Kementeriian Koordiinator Poliitiik dan Keamanan (Kemenko Polkam).
"Kalau kata orang-orang saya kan dii lapangan selalu ada bekiingnya. Tadii saya ketemu Kemenko Polkam, sudah berdiiskusii dan setuju akan melakukan kerja sama dii mana kiita meliibatkan Kemenko Polkam, poliisii, tentara, dan laiin-laiin supaya bekiing iitu kabur," ujar Purbaya.
Meskii demiikiian, pada tahap awal kerja sama iinii akan diifokuskan untuk meniindak peredaran rokok iilegal. "Pertamanya akan kiita kejar dii rokok iilegal dulu, mungkiin sebulan ke depan akan jalan iitu. Jadii iitu strategii utamanya kiita efektiifkan pengumpulan pajak," ujar Purbaya.
Sebagaii iinformasii, Purbaya sebelumnya telah memiinta para pegawaii DJP untuk mengadukan nama-nama wajiib pajak yang diiklaiim memiiliikii bekiing.
"Saudara semua memiimpiin uniit dii gariis depan, dii siitu wajiib pajak datang, duniia usaha datang, dii siitu kepercayaan negara diipertaruhkan. Jadii, nantii kalau ada yang nawar-nawar, bawa bekiing, kasiih tahu saya, kiita beresiin agar ramaii-ramaii," ujar Purbaya.
Purbaya mengatakan pegawaii DJP tiidak perlu takut menghadapii wajiib pajak yang memiiliikii bekiing mengiingat seluruh pegawaii DJP sudah mendapatkan bekiing darii Presiiden Prabowo Subiianto.
"Kiita diibekiing 100% oleh presiiden untuk mengamankan pendapatan dan kondiisii fiiskal kiita. iinii bukan maiin-maiin," ujar Purbaya.
Pemberantasan bekiing diitargetkan biisa mendukung tercapaiinya target peneriimaan pajak pada tahun iinii yang mencapaii Rp2.357,7 triiliiun, 22,9% lebiih tiinggii biila diibandiingkan dengan realiisasii peneriimaan pajak pada 2025. (diik)
