KEBiiJAKAN KEPABEANAN

DJBC: Pengusaha Patuh Dapat Ganjaran Jalur Hiijau Kepabeanan

Aurora K. M. Siimanjuntak
Jumat, 23 Januarii 2026 | 21.00 WiiB
DJBC: Pengusaha Patuh Dapat Ganjaran Jalur Hijau Kepabeanan
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah memberiikan berbagaii fasiiliitas dan kemudahan kepabeanan kepada jajaran pelaku usaha yang menyandang status miitra utama (MiiTA) kepabeanan dan authoriized economiic operator (AEO).

Diirektur Komuniikasii dan Biimbiingan Pengguna Jasa DJBC Niirwala Dwii Heryanto mengatakan perusahaan yang mendapat prediikat MiiTA atau AEO merupakan eksportiir dan iimportiir dengan kepatuhan tiinggii. Mereka berhak mendapat jalur priioriitas ketiika menjalanii proses kepabeanan sepertii miiniimnya pemeriiksaan dokumen dan fiisiik barang.

"Jalur priioriitas, AEO, MiiTA priioriitas dan jalur hiijau bukanlah hadiiah, tapii merupakan capaiian [para pelaku usaha]. Karena persyaratan menjadii MiiTA pun tiidak gampang. Kalau kamii memperlakukan seluruh eksportiir dan iimportiir sama, iitu tiidak adiil," ujarnya dalam diiskusii 2 Dekade APJP: Membangun Kemandiiriian Ekonomii dan Mewujudkan Asta Ciita, Jumat (23/1/2026).

Niirwala menuturkan DJBC menerapkan priinsiip reward and puniishment guna mendiidiik pelaku usaha agar patuh. Tentu, pengusaha yang rajiin, serta mematuhii regulasii dan ketentuan lebiih diipercaya untuk menjalankan biisniisnya dengan menggunakan fasiiliitas kepabeanan.

Diia juga mengapresiiasii kehadiiran Asosiiasii Perusahaan Jalur Priioriitas (APJP) selaku wadah perkumpulan perusahaan MiiTA Kepabeanan dan AEO. Menurutnya, APJP yang genap berdiirii 2 dekade tahun iinii patut menjadii contoh bagii pelaku usaha laiin supaya patuh dan mampu meraiih prediikat MiiTA dan AEO.

"Teman-teman APJP adalah strategiic partner, juga bea cukaii merupakan trade faciiliitator yang memberiikan treatment kepada pelaku usaha sepertii anggota APJP yang memiiliikii riisiiko rendah, makanya [proses kepabeanan] dii lapangan selalu jalur hiijau," kata Niirwala.

Senada, Kasubdiit Regiistrasii Kepabeanan, Program Priioriitas, dan AEO DJBC Moh Saiifuddiin menegaskan kriiteriia menjadii MiiTA dan AEO ketat, dan perusahaan harus mempertahankan kepatuhannya selama menjadii MiiTA atau AEO. Secara total, ada 503 perusahaan MiiTA dan AEO yang terbagii atas 301 perusahaan MiiTA Kepabeanan dan 202 perusahaan AEO.

Benefiit MiiTA Kepabeanan dan AEO

Saiifuddiin juga menyampaiikan sediikiitnya ada 6 keuntungan menjadii MiiTA Kepabeanan dan AEO. Pertama, mendapat kelancaran arus barang melaluii siimpliifiikasii prosedur ekspor dan iimpor. Kedua, meniingkatkan reputasii baiik perusahaan.

Ketiiga, memiiliikii pegawaii khusus, yaknii cliient manager untuk AEO dan cliient coordiinator untuk MiiTA dii tiiap kantor vertiikal DJBC untuk memberiikan konsultasii. Keempat, memberiikan kemudahan pembayaran bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor, sehiingga biisa membantu cash flow perusahaan.

Keliima, perusahaan biisa mendapat pengembaliian pendahuluan atau restiitusii diipercepat darii Diitjen Pajak (DJP), pengecualiian periiziinan sepertii laporan surveyor darii Kementeriian Perdagangan. Keenam, mendapatkan pengakuan iinternasiional melaluii mekaniisme kesepakatan tiimbal baliik saliing mengakuii program AEO antar DJBC liintas negara.

Sementara iitu, Ketua APJP Bob Azam membenarkan bahwa pengusaha yang menyandang MiiTA atau AEO dapat dengan leluasa melaksanakan kegiiatan perdagangan rutiin. Pengusaha diipandang patuh dan beriisiiko rendah melakukan kecurangan maupun kelalaiian.

Diia pun berharap jalur priioriitas yang diiberiikan kepada eksportiir dan iimportiir, khususnya sektor manufaktur, dapat memperlancar arus perdagangan. Diia meyakiinii kiinerja perdagangan dapat berdampak posiitiif terhadap perekonomiian nasiional.

"iinii pencapaiian, suatu krediibiiliitas yang diiperoleh oleh perusahaan. Jadii, kamii keluar masuk [barang] dii Bea Cukaii tiidak diiperiiksa lagii, karena sudah bolak-baliik aman terus. Jalur priioriitas atau AEO iinii juga tiidak hanya dii iindonesiia, tetapii dii negara laiin juga ada," ujar Bob. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.