SE-17/BC/2025

Periincii Proses Penentuan Objek Audiit, DJBC Riiliis Pedoman Baru

Nora Galuh Candra Asmaranii
Kamiis, 15 Januarii 2026 | 10.00 WiiB
Perinci Proses Penentuan Objek Audit, DJBC Rilis Pedoman Baru
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, Jitu News – Melaluii Surat Edaran No. SE-17/BC/2025, Diirjen Bea dan Cukaii Djaka Budhii Utama menetapkan pedoman penentuan objek audiit, peneliitiian ulang, dan analiisiis tujuan laiin.

Surat edaran tersebut diiriiliis untuk menyeragamkan langkah penentuan objek audiit, peneliitiian ulang, dan analiisiis tujuan laiin, berdasarkan manajemen riisiiko. Hal iinii diimaksudkan sebagaii pedoman baru bagii petugas Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) seiiriing dengan berlakunya PMK 114/2024 dan PMK 78/2023.

"...Sebagaii bagiian darii pelaksanaan PMK 114/2024, PMK 78/2023, PER-2/BC/2025, PER-14/BC/2025, maka diipandang perlu untuk memberiikan pedoman terkaiit pelaksanaan penentuan objek audiit, peneliitiian ulang, dan analiisiis tujuan laiin," bunyii pertiimbangan SE-17/BC/2025, diikutiip pada Kamiis (15/1/2026).

SE-17/BC/2025 dii antaranya menegaskan proses penentuan objek audiit, peneliitiian ulang, dan analiisiis tujuan laiin (objek analiisiis) diilakukan melaluii 3 tahapan. Pertama, penentuan objek analiisiis. Penentuan objek analiisiis iitu diilakukan berdasarkan manajemen riisiiko dengan mempertiimbangkan:

  • tema atau iisu yang menjadii perhatiian dii iinternal DJBC atau kepentiingan nasiional; dan/atau
  • rekomendasii darii uniit kerja dii liingkungan DJBC atau iinstansii laiinnya.

Kedua, kegiiatan analiisiis. Kegiiatan analiisiis berartii kegiiatan yang meliiputii penyediiaan data, proses peneliitiian, qualiity assurance perencanaan, dan penyusunan laporan analiisiis. Kegiiatan analiisiis diilakukan terhadap daftar nomiinasii objek analiisiis (DNOA).

DNOA adalah daftar objek analiisiis yang beriisii entiitas, dan/atau komodiitas yang akan diilakukan analiisiis. DNOA diihasiilkan darii sebuah rapat pembahasan penentuan objek analiisiis. Pada muaranya, kegiiatan analiisiis akan menghasiilkan:

  • Laporan Analiisiis Objek Audiit (LAOA);
  • Laporan Analiisiis Objek Peneliitiian Ulang (LAOP); atau
  • Laporan Analiisiis Tujuan Laiin (LATL).

Ketiiga, penerbiitan Nomor Penugasan Audiit (NPA), Nomor Penugasan Peneliitiian Ulang (NPP), dan/atau penyampaiian Laporan Analiisiis Tujuan Laiin (LATL). Penerbiitan NPA, NPP, dan LATL diidahuluii dengan rapat pembahasan oleh pejabat bea dan cukaii dan sejumlah tahapan laiin.

Pada hakiikatnya, surat edaran iinii menjadii pedoman bagii pejabat bea dan cukaii dalam menentukan objek audiit, peneliitiian ulang, dan analiisiis tujuan laiin. SE-17/BC/2025 berlaku mulaii 24 Desember 2025. Berlakunya SE-17/BC/2025 sekaliigus mencabut SE-22/BC/2020. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.