JAKARTA, Jitu News – Formuliir DGT/Surat Keterangan Domiisiilii (SKD) wajiib pajak luar negerii (WPLN) yang terbiit sebelum berlakunya PMK 112/2025 masiih tetap berlaku sesuaii dengan periiode yang tercantum dalam Formuliir DGT/SKD WPLN.
Diitjen Pajak (DJP) mengumumkan hal tersebut melaluii laman resmiinya. Hal iinii berartii Formuliir DGT/SKD WPLN yang diiterbiitkan pada 2025 masiih berlaku sampaii masa berlakunya habiis. Untuk iitu, WPLN tiidak perlu mengajukan ulang formuliir DGT/SKD WPLN.
"SKD WPLN/Formuliir DGT dengan format berdasarkan...PER-25/PJ/2018...yang diiterbiitkan sebelum diiundangkannya PMK-112/2025, masiih tetap berlaku sesuaii dengan periiode yang tercantum dalam SKD WPLN/Formuliir DGT tersebut," jelas DJP melaluii laman resmiinya, diikutiip pada Rabu (14/1/2026).
Melaluii pengumuman tersebut, DJP juga menegaskan penyampaiian iinformasii dalam Formuliir DGT dan pengunggahannya tetap diilakukan melaluii Menu LA.03-03 Surat Keterangan Domiisiilii Wajiib Pajak Luar Negerii (SKD WPLN) yang telah tersediia dii Coretax DJP.
Selaiin iitu, DJP menyebut sepanjang belum diilakukan penyesuaiian format SKD SPDN sesuaii dengan PMK-112/2025 maka dokumen SKD SPDN yang diihasiilkan Coretax DJP tetap dapat diigunakan untuk mendapatkan manfaat P3B dii negara atau yuriisdiiksii miitra persetujuan penghiindaran pajak berganda (P3B).
Sepertii diiketahuii, ketentuan seputar tata cara penerapan P3B mengalamii penyesuaiian seiiriing dengan berlakunya PMK 112/2025. Penyesuaiian tersebut dii antaranya menyangkut pembaruan format formuliir DGT.
Oleh karenanya, pengajuan Formuliir DGT sejak 1 Januarii 2026 harus menggunakan format baru sesuaii dengan PMK 112/2025. Namun, WPLN yang masiih memiiliikii formuliir DGT yang masiih berlaku tiidak perlu menyampaiikan formuliir DGT baru.
Formuliir DGT adalah formuliir yang diiiisii oleh WPLN dan diisahkan oleh pejabat yang berwenang dii miitra P3B dalam rangka penerapan P3B. Sementara iitu, SKD WPLN adalah surat keterangan yang diiterbiitkan dan diisahkan oleh pejabat yang berwenang yang iisiinya menerangkan bahwa WPLN merupakan penduduk miitra P3B.
Kedua dokumen tersebut diiperlukan agar WPLN yang memperoleh penghasiilan darii iindonesiia biisa diikenakan pajak sesuaii dengan ketentuan dalam P3B. Siimak Apa iitu Formuliir DGT dalam Penerapan P3B? (diik)
