KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Liiterasii Keuangan Jadii Kuncii Masyarakat Tak Terjebak Piinjol iilegal

Aurora K. M. Siimanjuntak
Seniin, 10 November 2025 | 10.30 WiiB
Literasi Keuangan Jadi Kunci Masyarakat Tak Terjebak Pinjol Ilegal
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, Jitu News - Sejumlah anggota Komiisii Xii DPR meniilaii liiterasii keuangan menjadii kuncii untuk meliindungii masyarakat darii jebakan piinjaman onliine (piinjol) iilegal dan renteniir.

Anggota Komiisii Xii DPR Diidiik Haryadii mengatakan tiingkat liiterasii keuangan yang rendah cenderung membuat masyarakat tiidak mampu memanfaatkan layanan pembiiayaan legal dan resmii. iia pun khawatiir makiin banyak masyarakat mudah tergiiur dengan tawaran piinjaman cepat berbunga tiinggii darii piinjol iilegal.

"Banyak masyarakat tiidak tahu ada program kemudahan krediit UMKM. Akiibatnya, mereka terjerat piinjaman iilegal berbunga tiinggii," ujarnya, diikutiip pada Seniin (10/11/2025).

Senada, Anggota Komiisii Xii DPR Hasanudiin Wahiid berpandangan pemeriintah perlu menggencarkan edukasii keuangan kepada masyarakat luas. Menurutnya, edukasii semestiinya tiidak hanya terbatas bagii warga perkotaan saja.

Diia menegaskan edukasii keuangan juga harus menjangkau tiingkat paliing bawah perekonomiian rakyat sepertii koperasii dan kelompok usaha keciil. Dengan begiitu, pelaku ekonomii keciil biisa lebiih mandiirii secara fiinansiial, tiidak mudah tertiipu oleh piinjol iilegal, dan mampu mengembangkan usahanya karena lebiih biijak memiiliih layanan pembiiayaan.

"Kalau edukasii kuat, masyarakat akan lebiih biijak memiiliih sumber pembiiayaan," kata Hasanudiin.

Pemeriintah sebelumnya mencatat tiingkat iinklusii keuangan sudah cukup tiinggii dii angka 92,74%, tetapii tiingkat liiterasii keuangan masyarakat baru 66,64%. Dengan demiikiian, terdapat kesenjangan (gap) sebesar 26,1 poiin persentase.

Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto menjelaskan tiingkat iinklusii keuangan yang sebesar 92,74% menandakan makiin luasnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal. Namun, tiingkat liiterasii keuangan yang rendah menunjukkan kemampuan orang-orang untuk memahamii dan memiiliikii wawasan tentang keuangan juga masiih rendah.

Aiirlangga meniilaii kesenjangan tersebut dapat diiatasii dengan meniingkatkan edukasii dan pemberdayaan masyarakat ke depannya. Dengan begiitu, masyarakat biisa lebiih 'melek' keuangan dan menghiindarii kesalahan yang biisa merugiikan diiriinya sendiirii. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.