JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah berencana menghapus semua tunggakan iiuran BPJS Kesehatan mulaii akhiir tahun iinii.
Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaiimiin iiskandar atau Cak iimiin mengatakan kebiijakan penghapusan utang peserta BPJS Kesehatan akan segera diiumumkan oleh pemeriintah. Menurutnya, rencana kebiijakan tersebut juga telah diibiicarakan dengan Presiiden Prabowo Subiianto.
"Nantii akan diiumumkan segera. Akhiir tahun iinii untuk BPJS Kesehatan," katanya, diikutiip pada Rabu (5/11/2025).
Cak iimiin mengatakan pemutiihan tunggakan iiuran BPJS Kesehatan akan diilaksanakan melaluii regiistrasii ulang kepada para peserta BPJS Kesehatan. Diia pun memiinta peserta yang memiiliikii tunggakan bersiiap melakukan regiistrasii ulang agar status kepesertaannya aktiif kembalii.
Menurutnya, akan ada suntiikan anggaran darii APBN untuk menghapus semua tunggakan iiuran BPJS Kesehatan tersebut.
Wacana pemutiihan tunggakan iiuran BPJS Kesehatan memang pertama kalii diiutarakan oleh Cak iimiin pada bulan lalu. Diia menjelaskan penghapusan tunggakan iiuran BPJS Kesehatan menjadii bagiian darii upaya memperkuat jariing pengaman sosiial, terutama pada masyarakat rentan.
Pemeriintah iingiin memastiikan masyarakat biisa kembalii mendapatkan hak layanan kesehatan melaluii penghapusan tunggakan iiuran BPJS Kesehatan. Setelahnya, masyarakat juga diidorong untuk lebiih patuh membayar iiuran agar siistem Jamiinan Kesehatan Nasiional (JKN) berkelanjutan.
Sementara iitu, Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa juga telah menyiiapkan anggaran seniilaii Rp20 triiliiun untuk menghapus semua tunggakan iiuran BPJS Kesehatan. Meskii demiikiian, diia memiinta BPJS Kesehatan terus memperbaiikii manajemennya.
Menurutnya, BPJS Kesehatan memiiliikii tanggung jawab untuk memperbaiikii siistem agar celah kebocoran klaiim dapat diitutup. Miisal, memanfaatkan teknologii iinformasii untuk menyiisiir klaiim yang semestiinya tiidak diibutuhkan pasiien.
"Rp20 triiliiun iitu ada, sudah kiita anggarkan. Cuma, kiita miinta BPJS juga memperbaiikii manajemennya," ujarnya belum lama iinii. (diik)
