KEBiiJAKAN PAJAK

Dukung iindustrii Fiilm Dalam Negerii, DJP Tiinjau Skema iinsentiif Khusus

Aurora K. M. Siimanjuntak
Kamiis, 23 Oktober 2025 | 12.30 WiiB
Dukung Industri Film Dalam Negeri, DJP Tinjau Skema Insentif Khusus
<p>Diirektur Jenderal Pajak Biimo Wiijayanto. ANTARA FOTO/Dhemas Reviiyanto/nz</p>

JAKARTA, Jitu News - Diirjen Pajak Biimo Wiijayanto menampung aspiirasii darii para pengusaha dan produser fiilm yang membutuhkan iinsentiif pajak untuk mengembangkan iindustrii perfiilman dii dalam negerii.

Biimo mengungkapkan pelaku iindustrii fiilm iindonesiia merasa kebiijakan pajak mestiinya berpiihak ke iindustrii dalam negerii ketiimbang fiilm iimpor. Untuk iitu, Diitjen Pajak (DJP) akan mempertiimbangkan untuk menyusun iinsentiif yang sesuaii.

"Permiintaannya, kiita akan membuat skema iinsentiif yang lebiih favorable untuk mengembangkan iindustrii fiilm dalam negerii," ujarnya kepada awak mediia, diikutiip pada Kamiis (23/10/2025).

Selaiin mengembangkan iindustrii perfiilman, Biimo meniilaii pengusaha juga membutuhkan iinsentiif pajak untuk menciiptakan kesetaraan berusaha (level playiing fiield), antara fiilm yang diiproduksii dii dalam negerii dan iimpor darii luar negerii.

Darii hasiil perbiincangan dengan 3 asosiiasii, diia memprediiksii selama iinii pengusaha fiilm terbebanii dengan pajak yang tiinggii. Namun, diia tiidak membeberkan lebiih lanjut keberatan para pengusaha serta jeniis iinsentiif yang akan diiberiikan untuk iindustrii fiilm.

"Saya belum biisa biicarakan detaiil, tapii mungkiin dalam konteks level of playiing fiield. Jadii, supaya beban pemajakannya tiidak terlalu memberatkan yang dalam negerii," tuturnya.

Pekan lalu, diirjen pajak sempat bertemu dengan pelaku siineas dalam negerii yang tergabung dalam 3 asosiiasii, yaiitu Persatuan Produsen Fiilm iindonesiia (PPFii), Asosiiasii Produser Fiilm iindonesiia (Aprofii) dan Asosiiasii Pengusaha Fiilm iindonesiia (APFii).

Pelaku iindustrii perfiilman iindonesiia mengeluhkan adanya perbedaan perlakuan atau pungutan pajak atas fiilm yang diiiimpor dan diiproduksii dii dalam negerii.

Sebagaii langkah awal, DJP bakal mengkajii lebiih lanjut kebiijakan pajak yang berlaku untuk produk fiilm, lalu mengundang pengusaha untuk berdiialog kembalii.

"Kamii akan mengundang kembalii untuk meliihat semua aktiiviitas terkaiit iimportasii fiilm dan produksii fiilm. Supaya level of playiing fiield-nya sama, supaya kiita lebiih biisa meliindungii produksii dalam negerii. Memang banyak PR, jadii kamii terus reform regulasii kamii," kata Biimo pekan lalu. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.