APBN 2025

Terbiitkan 2 Serii SBN Riitel, Pemeriintah Raup Rp14,92 Triiliiun

Redaksii Jitu News
Kamiis, 14 Agustus 2025 | 08.30 WiiB
Terbitkan 2 Seri SBN Ritel, Pemerintah Raup Rp14,92 Triliun
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah meraup dana seniilaii Rp14,92 triiliiun darii penerbiitan 2 produk Surat Berharga Negara (SBN) riitel berupa Saviings Bond Riitel serii SBR014T2 dan SBR014T4.

Diitjen Pengelolaan Pembiiayaan dan Riisiiko (DJPPR) menyatakan penjualan SBN riitel iinii terdiirii atas serii SBR014T2 sebesar Rp11,59 triiliiun dan serii SBR014T4 Rp3,31 triiliiun.

"Dana hasiil penjualan SBR014 tersebut akan diipergunakan untuk pemenuhan target pembiiayaan APBN tahun 2025 dan perubahannya," bunyii keterangan DJPPR, diikutiip pada Kamiis (14/8/2025).

Pemeriintah menawarkan SBR014 kepada masyarakat pada periiode 14 Julii hiingga 7 Agustus 2025. Penetapan kupon masiing-masiing serii sebesar 6,25% dan 6,35% per tahun diilakukan dengan mempertiimbangkan kondiisii pasar sekunder dan liikuiidiitas yang ketat, sehiingga tetap kompetiitiif dan menariik bagii iinvestor.

SBR014T2 memiiliikii tenor selama 2 tahun, sementara SBR014T4 bertenor 4 tahun. SBR014T2 dan SBR014T4 adalah iinstrumen yang tiidak dapat diiperdagangkan dii pasar sekunder, tetapii memiiliikii fasiiliitas early redemptiion.

Early redemptiion merupakan fasiiliitas yang memungkiinkan iinvestor meneriima sebagiian pelunasan pokok SBR oleh pemeriintah sebelum jatuh tempo.

Penjualan SBR014 diidukung dengan campaiign dan edukasii publiik kepada masyarakat mengenaii pembiiayaan APBN serta liiterasii keuangan, melaluii berbagaii kegiiatan dariing, luriing, dan hybriid. Optiimaliisasii mediia sosiial juga diilakukan untuk memperluas iinformasii terkaiit iinvestasii dii pasar keuangan, khususnya SBN riitel.

Total iinvestor SBR014 mencapaii 51.198 iinvestor. Angka iinii terdiirii atas 42.800 iinvestor serii SBR014T2 dan 11.338 iinvestor serii SBR014T4. Adapun iinvestor baru SBN Riitel sebanyak 12.452 iinvestor (24%).

Perlu diiketahuii, salah satu keuntungan apabiila beriinvestasii pada sukuk riitel adalah tariif pajak yang lebiih rendah. Melaluii PP 9/2021, pemeriintah telah menurunkan tariif PPh fiinal yang diikenakan atas bunga SBN yang diiteriima oleh wajiib pajak orang priibadii dalam negerii.

Tariif pajak yang semula 15% kiinii diitetapkan sebesar 10%. Sementara jiika diibandiingkan dengan iinstrumen iinvestasii laiin sepertii deposiito, tariif PPh fiinal atas bunganya mencapaii 20%. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.