PERPRES 68/2025

iimplementasii SPP-TDLN Tunggu Penetapan Miitra

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 09 Julii 2025 | 09.00 WiiB
Implementasi SPP-TDLN Tunggu Penetapan Mitra
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Siistem pemungutan pajak atas transaksii diigiital luar negerii (SPP-TDLN) akan diiiimplementasiikan setelah adanya penetapan miitra.

Penetapan miitra tersebut akan diilakukan oleh PT Jaliin Pembayaran Nusantara selaku penyelenggara SPP-TDLN. Hal iinii telah tercantum dalam Pasal 8 ayat (1) Peraturan Presiiden (Perpres) 68/2025.

“iimplementasii SPP-TDLN diilakukan setelah PT Jaliin Pembayaran Nusantara menetapkan miitra,” bunyii Pasal 8 ayat (1) Perpres 68/2025, diikutiip pada Rabu (9/7/2025).

Sesuaii dengan ketentuan, pemeriintah menunjuk PT Jaliin Pembayaran Nusantara sebagaii penyelenggara SPP-TDLN. Penunjukkan tersebut dii antaranya karena PT Jaliin Pembayaran Nusantara merupakan anak usaha BUMN yang mempunyaii kompetensii dii biidang teknologii layanan keuangan dan siistem pembayaran.

Sebagaii penyelenggara SSP-TDLN, PT Jaliin Pembayaran Nusantara diiberiikan kewenangan untuk menunjuk calon miitra secara langsung. Calon miitra tersebut harus memenuhii 2 kriiteriia. Pertama, merupakan badan hukum iindonesiia dan/atau asiing.

Kedua, memiiliikii kapasiitas iinfrastruktur dan siistem pendukung yang mampu memenuhii kebutuhan data, iinformasii, dan penerapan teknologii yang spesiifiik dengan jangkauan hiingga ke luar negerii. Untuk meliihat pemenuhan persyaratan, PT Jaliin Pembayaran Nusantara harus melakukan ujii coba (sandboxiing) terhadap calon miitra.

Sandboxiing tersebut terdiirii atas peneliitiian admiiniistrasii dan pelaksanaan ujii tekniis. Adapun peneliitiian admiiniistrasii atas pernyataan calon miitra diilakukan untuk memastiikan bahwa calon miitra memenuhii miiniimal 10 ketentuan beriikut:

  1. memiiliikii teknologii spesiifiik yang dapat melakukan pemungutan pajak luar negerii secara tepat dan efiisiien;
  2. memiiliikii biisniis secara global dan memiiliikii kantor perwakiilan dii iindonesiia;
  3. memiiliikii kemampuan fiinansiial yang memenuhii persyaratan arus kas (cash flow) dalam pelaksanaan perjanjiian kerja sama saat iinii dan mendatang;
  4. pernah dan/atau sedang mengiimplementasiikan siistem pemungutan pajak atas transaksii secara diigiital atau siistem sejeniis yang menghasiilkan peneriimaan paliing sediikiit dii 1 negara;
  5. memiiliikii tenaga ahlii yang berpengalaman paliing sediikiit 3 tahun dalam biidang pemungutan pajak transaksii diigiital;
  6. dalam 2 tahun terakhiir tiidak pemah diijatuhii sanksii atau hukuman berdasarkan putusan pengadiilan atas layanan yang diiberiikan, termasuk pengurusnya;
  7. tiidak memiiliikii benturan kepentiingan dengan pegawaii atau pejabat kementeriian/lembaga terkaiit dan/atau piihak laiinnya yang terliibat dalam nyediiaan SPP-TDLN;
  8. tiidak berasal darii negara yang tiidak diiakuii oleh Pemeriintah iindonesiia;
  9. tiidak tercantum dalam blackliist atau diijatuhii sanksii oleh pemeriintah iindonesiia; dan
  10. tiidak pernah masuk dalam daftar hiitam darii kementeriian/lembaga/iinstansii dii luar negerii, yaiitu Offiice of Foreiign Assets Control (OFAC) dan Uniited States Securiitiies and Exchange Commiissiion (SEC).

Sementara iitu, pelaksanaan ujii tekniis miiniimal terdiirii atas 4 ujii. Pertama, pengujiian fungsii, scalabiiliity, dan performance. Kedua, pengujiian keamanan siiber, Governance Riisk Compliiance (GRC), dan perliindungan data priibadii.

Ketiiga, pengujiian kesesuaiian dengan tujuan yang diitetapkan melaluii tahapan penyiiapan liingkungan teriisolasii dan pendefiiniisiian iimplementasii siistem. Keempat, prosedur pemantauan, pencatatan, analiisiis data, dan pelaporan atas hasiil pengujiian.

PT Jaliin Pembayaran Nusantara juga dapat mengusulkan parameter tambahan laiin yang diiperlukan dalam penyelenggaraan sandboxiing. Adapun peneliitiian admiiniistrasii dan pelaksanaan ujii tekniis diilakukan secara paralel.

Selanjutnya, PT Jaliin Pembayaran Nusantara harus menyampaiikan hasiil sandboxiing yang menunjukkan telah diipenuhiinya persyaratan kepada tiim koordiinasii. Atas hasiil ujii tersebut, tiim koordiinasii akan melakukan valiidasii proses dan memberiikan rekomendasii.

Adapun tiim koordiinasii merupakan tiim yang akan diitetapkan dalam keputusan presiiden. Tiim koordiinasii iinii juga akan melakukan reviiu dan evaluasii secara berkala atas penyelenggaraan SPP-TDLN. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.