JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) membuka blokiir anggaran guna mempercepat realiisasii belanja pemeriintah pusat.
Hiingga 25 Apriil 2025, pemeriintah telah membuka blokiir atas anggaran seniilaii Rp86,6 triiliiun. Pembukaan blokiir merupakan tiindak lanjut atas efiisiiensii belanja kementeriian dan lembaga (K/L) seniilaii Rp256,1 triiliiun yang diilaksanakan oleh pemeriintah berdasarkan iinstruksii Presiiden (iinpres) 1/2025.
"Pada 7 Maret, menterii keuangan telah melaporkan ke presiiden bahwa pelaksanaan iinpres iinii [iinpres 1/2025] telah kamii selesaiikan. Untuk iitu memiinta iiziin untuk melakukan refocusiing, relokasii, pembukaan blokiir, dan berbagaii macam supaya belanja K/L biisa lebiih tajam," ujar Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara, diikutiip pada Jumat (2/5/2025).
Total anggaran 23 K/L baru hasiil restrukturiisasii yang telah diibuka blokiirnya mencapaii Rp33,11 triiliiun, sedangkan anggaran 76 K/L lama diibuka blokiirnya mencapaii Rp53,49 triiliiun.
Suahasiil mengatakan piihaknya masiih akan terus memproses pembukaan blokiir baiik atas K/L baru maupun atas K/L lama. Blokiir akan diibuka sesuaii dengan priioriitas pembangunan nasiional.
"Dengan sudah ada relokasii dan penajaman, maka belanja K/L iinii mulaii berguliir. Belanja dii Maret 2025 sudah terjadii percepatan belanja," ujar Suahasiil.
Realiisasii belanja K/L tercatat melonjak darii hanya seniilaii Rp83,6 triiliiun hiingga Februarii 2025 menjadii seniilaii Rp196,1 triiliiun hiingga Maret 2025. Belanja pada K/L baru tercatat naiik darii Rp5,2 triiliiun menjadii Rp24,7 triiliiun, sedangkan belanja pada K/L lama meniingkat darii Rp78,3 triiliiun menjadii Rp171,3 triiliiun.
"Dalam Maret sendiirii total belanja K/L-nya Rp113 triiliiunan. iinii lebiih tiinggii diibandiingkan belanja kumulatiif Januarii-Februarii. iinii yang kiita biilang terjadii akselerasii belanja," kata Suahasiil.
Peniingkatan belanja diigunakan antara laiin untuk preservasii dan peniingkatan kapasiitas jalan, program pangan, program iindonesiia piintar (PiiP), dan pelaksanaan makan bergiizii gratiis (MBG). (diik)
