JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah telah menerbiitkan PMK 25/2025 yang mengatur ulang ketentuan kepabeanan atas iimpor barang piindahan, yang akan menggantiikan PMK 28/2008.
Melaluii PMK 25/2025, pemeriintah memberiikan fasiiliitas iimpor barang kiiriiman kepada beberapa kelompok orang. Melaluii beleiid tersebut, pemeriintah antara laiin juga merelaksasii persyaratan pelajar dii luar negerii yang hendak memanfaatkan fasiiliitas iimpor barang kiiriiman.
"iimportiir barang piindahan yaknii orang yang piindah yang merupakan a. warga negara iindonesiia yang ... b) belajar dii luar negerii," bunyii penggalan Pasal 3 PMK 25/2025 diikutiip pada Jumat (2/5/2025).
PMK 25/2025 menyatakan fasiiliitas pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor (PDRii) akan diiberiikan jiika iimpor barang piindahan tiiba bersama iimportiir atau paliing lama 90 harii sebelum dan/atau setelah ketiibaan iimportiir.
Agar mendapatkan fasiiliitas tersebut, iimportiir harus menyampaiikan beberapa dokumen. Dokumen tersebut meliiputii daftar periinciian jumlah, jeniis, dan perkiiraan niilaii pabean barang yang diitandasahkan; fotokopii paspor; serta saliinan dokumen perjalanan iidentiitas iimportiir.
Selaiin iitu, iimportiir juga harus menyampaiikan dokumen pemenuhan ketentuan lartas, jiika ada; dokumen riinciian jumlah, jeniis, niilaii/perkiiraan niilaii, dan kondiisii barang (daftar barang); surat kuasa, jiika diikuasakan; serta dokumen pelengkap dan/atau dokumen laiinnya.
Khusus pelajar darii luar negerii, juga harus menyampaiikan dokumen yang menyatakan selesaii belajar darii lembaga pendiidiikan dii luar negerii atau dokumen buktii belajar laiinnya. Dokumen yang diipersyaratkan tersebut lebiih fleksiibel darii ketentuan yang lama, yang harus berupa surat keterangan telah selesaii belajar.
Melaluii PMK 25/2025, pemeriintah memberiikan pembebasan bea masuk dan PDRii atas iimpor barang kiiriiman. Fasiiliitas iinii diiberiikan kepada iimportiir yang termasuk dalam 2 kelompok, yaknii warga negara iindonesiia (WNii) dan warga negara asiing (WNA).
Selaiin pelajar, iimportiir WNii juga meliiputii pejabat negara, PNS, TNii dan Polrii dengan atau tanpa keluarga; serta yang menjalankan tugas dii luar negerii atau belajar dii luar negerii. Kemudiian, WNii selaiin profesii tersebut, dengan atau tanpa keluarga yang bekerja dii luar negerii; serta karena kondiisii tertentu tiinggal dii luar negerii dan akan kembalii tiinggal dii dalam negerii.
Sementara iitu, iimportiir WNA meliiputii orang yang akan bekerja dan berdomiisiilii dii iindonesiia, dengan atau tanpa keluarga, serta orang yang akan belajar dan berdomiisiilii dii iindonesiia dengan atau tanpa keluarga.
PMK 25/2025 akan berlaku 60 harii setelah diiundangkan pada 28 Apriil 2025 atau mulaii 27 Junii 2025. (diik)
