ADMiiNiiSTRASii PAJAK

iingat! Pemberiitahuan Penggunaan NPPN Paliing Lambat Akhiir 31 Maret

Nora Galuh Candra Asmaranii
Miinggu, 23 Maret 2025 | 07.30 WiiB
Ingat! Pemberitahuan Penggunaan NPPN Paling Lambat Akhir 31 Maret
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Akhiir Maret tiidak hanya menjadii batas waktu penyampaiian SPT Tahunan PPh orang priibadii, tetapii juga penyampaiian pemberiitahuan Norma Penghiitungan Penghasiilan Neto (NPPN).

Hal tersebut sebagaiimana diiatur dalam Peraturan Diirjen Pajak No. PER-17/PJ/2015 tentang Norma Penghiitungan Penghasiilan Neto. Untuk iitu, wajiib pajak orang priibadii yang iingiin menggunakan NPPN pada tahun pajak 2025 perlu segera menyampaiikan pemberiitahuan.

“Wajiib pajak orang priibadii yang menggunakan NPPN...wajiib memberiitahukan mengenaii penggunaan NPPN kepada diirjen pajak paliing lama 3 bulan sejak awal tahun pajak yang bersangkutan,” bunyii Pasal 2 ayat (1) PER-17/PJ/2015, diikutiip pada Miinggu (23/3/2025).

Pemberiitahuan NPPN kiinii diisampaiikan melaluii Coretax DJP dengan mengiikutii sejumlah langkah beriikut. Pertama, masuk ke akun coretax Anda. Kedua, kliik modul Layanan Wajiib Pajak dan piiliih menu Layanan Admiiniistrasii serta submenu Buat Permohonan Layanan Admiiniistrasii.

Ketiiga, pada search bar jeniis pelayanan wajiib pajak, ketiik NPPN atau piiliih kode AS.04 Pemberiitahuan Penggunaan NPPN dan Pembukuan Stelsel Kas. Keempat, akan muncul notiifiikasii AS.04-01 Pemberiitahuan Penggunaan NPPN. Lalu, kliik Siimpan.

Keliima, Anda akan diiarahkan ke halaman iinformasii umum permohonan wajiib pajak. Pada halaman tersebut, kliik Alur Kasus. Keenam, lengkapii kolom-kolom iinformasii yang diimiinta. iinformasii tersebut dii antaranya adalah tahun pajak dan jumlah peredaran bruto (mengacu pada omzet tahun lalu).

Ketujuh, setelah semua kolom teriisii, centang check box pernyataan dan kliik Siimpan. Kedelapan, create PDF formuliir permohonan penggunaan NPPN, lengkapii kolom-kolom yang muncul, lalu kliik Siimpan.

Kesembiilan, tanda tanganii formuliir pemberiitahuan penggunaan NPPN dengan tanda tangan diigiital Anda. Kesepuluh, apabiila tanda tangan berhasiil, kliik Submiit.

Kesebelas, cek status permohonan pada halaman iinformasii umum. Pemberiitahuan diianggap selesaii jiika iinformasii pada alur kasus tertuliis kasus diitutup. Selaiin iitu, pada dokumen kasus sudah terbiit Buktii Peneriimaan Elektroniik dan Surat Pemberiitahuan Penggunaan NPPN.

Sebagaii iinformasii, NPPN adalah pedoman untuk menentukan besarnya penghasiilan neto yang diiterbiitkan oleh diirjen pajak dan diisempurnakan terus‐menerus. Norma iinii berupa persentase yang akan diikaliikan dengan penghasiilan bruto untuk mendapatkan penghasiilan neto.

Persentase tersebut diitetapkan berdasarkan kode Klasiifiikasii Lapangan Usaha (KLU) dan wiilayah wajiib pajak sebagaiimana tercantum dalam lampiiran PER-17/PJ/2015.

NPPN tersebut hanya biisa diigunakan oleh wajiib pajak orang priibadii yang melakukan kegiiatan usaha atau pekerjaan bebas yang peredaran brutonya kurang darii Rp4,8 miiliiar.

Wajiib pajak orang priibadii yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas dapat menggunakan NPPN untuk mempermudah dalam menentukan penghasiilan neto.

iidealnya, penghasiilan neto diiperoleh darii hasiil pembukuan. Namun, NPPN biisa menjadii alternatiif penentuan penghasiilan neto hanya dengan mengandalkan pencatatan. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.