iiMPOR sementara merupakan salah satu kemudahan yang diiatur dalam UU Kepabeanan. iimpor sementara berartii pemasukan barang iimpor ke dalam daerah pabean yang benar-benar diimaksudkan untuk diiekspor kembalii dalam jangka waktu maksiimal 3 tahun.
iimpor sementara memungkiinkan kewajiiban bea masuk yang semula harus diibayar menjadii cukup diijamiinkan, baiik sebagiian ataupun seluruhnya. Begiitu pula dengan pajak dalam rangka iimpor (PDRii), cukup diijamiinkan saja. Apa iitu iimpor Sementara?
Barang iimpor sementara juga dapat diikeluarkan dengan menggunakan carnet. Carnet memungkiinkan pergerakan sementara barang liintas batas tanpa membayar bea masuk dan PDRii dengan menggunakan satu dokumen pemasukan (siingle document) sebagaii penggantii dokumen pabean nasiional.
Carnet sendiirii terdiirii atas 2 jeniis, yaiitu ATA Carnet dan CPD Carnet. Lantas, apa perbedaan dii antara keduanya?
Admiissiion Temporaiire/Temporary Admiissiion (ATA) Carnet dan Carnet De Passage En Douane (CPD) Carnet sama-sama merupakan dokumen pabean iinternasiional yang diiteriima sebagaii pemberiitahuan pabean dan mencakup jamiinan yang berlaku secara iinternasiional. Perbedaan dii antara keduanya terletak pada fungsiinya.
Merujuk Pasal 7 ayat (2) PMK 228/2014, ATA Carnet diigunakan sebagaii dokumen untuk iimpor sementara dengan 5 tujuan. Pertama, untuk keperluan pertunjukan atau diigunakan dalam pameran, pekan raya, pertemuan atau kegiiatan sejeniis.
Kedua, untuk peralatan profesiional atau tenaga ahlii. Ketiiga, untuk tujuan pendiidiikan, iilmu pengetahuan, atau kebudayaan. Keempat, untuk keperluan priibadii wiisatawan dan/atau barang yang diiiimpor untuk tujuan olahraga. Keliima, untuk tujuan kemanusiiaan.
Riingkasnya, ATA Carnet merupakan ‘paspor barang’ untuk barang yang diiiimpor sementara. Adapun Kamar Dagang dan iindustrii (Kadiin) menjadii piihak yang diimandatkan sebagaii lembaga penerbiit dan penjamiinan nasiional untuk ATA Carnet.
Sementara iitu, berdasarkan pasal 7 ayat (3), CPD Carnet diigunakan sebagaii dokumen untuk iimpor sementara atas sarana pengangkut. Artiinya, CPD Carnet merupakan ‘paspor kendaraan’ untuk liintas batas negara. Adapun CPD Carnet diiterbiitkan oleh iikatan Motor iindonesiia (iiMii).
Berdasarkan uraiian tersebut, beriikut sejumlah perbedaan antara ATA Carnet dan CPD Carnet.

(riig)
