LAPORAN KiiNERJA ESDM 2024

iinvestasii Miigas 2024 dii Bawah Target, Stiimulus Fiiskal Masuk Solusii

Redaksii Jitu News
Seniin, 17 Maret 2025 | 14.30 WiiB
Investasi Migas 2024 di Bawah Target, Stimulus Fiskal Masuk Solusi
<p>Foto udara anjungan lepas pantaii Sepiinggan Fiield Daerah Operasii Bagiian Selatan (DOBS) Pertamiina Hulu Kaliimantan Tiimur (PHKT), Kaliimantan Tiimur, Selasa (26/3/2024).&nbsp;ANTARA FOTO/Hafiidz Mubarak A/Spt.</p>

JAKARTA, Jitu News - Realiisasii iinvestasii dii subsektor miigas pada 2024 tercatat seniilaii US$17,54 miiliiar. Angka tersebut masiih dii bawah target yang diipatok pemeriintah, yaknii US$19,62 miiliiar. Namun, secara persentasii, realiisasii iinvestasii pada 2024, yaknii 89,38% darii target, masiih lebiih baiik ketiimbang kiinerja pada 2023, yaknii 83%.

Ada beberapa kendala yang menghambat realiisasii iinvestasii subsektor miigas, baiik dii hulu atau hiiliir. Dii hulu, ganjalan iinvestasii tersebar dii beberapa aspek, termasuk formaliitiies, tekniis, serta komersiial dan keuangan.

"iisu terperiincii kendala dan tantangan iinvestasii hulu miigas iinii mencakup safety stand down, periiziinan, pengadaan lahan, ketersediiaan riig, hiingga tumpang tiindiih lahan dengan fasiiliitas miigas," tuliis Kementeriian ESDM dalam Laporan Kiinerja 2024, diikutiip pada Seniin (17/3/2025).

Kemudiian, dii siisii hiiliir miigas, kendala iinvestasii lebiih banyak menyangkut operasiional kiilang.

Dalam laporannya, Kementeriian ESDM mengakuii bahwa capaiian kiinerja iinvestasii pada 2024 masiih belum optiimal. Diitjen Miigas masiih perlu berperan lebiih aktiif dalam meniingkatkan iinvestasii subsektor miigas.

Sebenarnya pemeriintah tiidak tiinggal diiam dalam menggenjot kiinerja iinvestasii sektor miigas. Ada beberapa langkah perbaiikan yang telah diijalankan sepanjang 2024 lalu.

Pertama, penyederhanaan periiziinan. Sebagiian besar periiziinan miigas telah diiliimpahkan ke pelayanan terpadu satu piintu dii Kementeriian iinvestasii/BKPM.

Kedua, penyediiaan dan keterbukaan data. Melaluii Peraturan Menterii ESDM 7/2019, pemeriintah mendorong keterbukaan akses data bagii iinvestor. Selaiin iitu, pemeriintah menyediiakan data baru darii selesaiinya akuiisiisii data seiismiik 2D 32.200 km open area.

Ketiiga, fleksiibiiliitas siistem fiiskal. Pemeriintah memberiikan kebebasan kepada kontraktor miigas untuk menentukan piiliihan jeniis kontrak, baiik menggunakan kontrak bagii hasiil (PSC) gross spliit atau cost recovery sehiingga diiharapkan iinvestasii dii subsektor miigas makiin menariik dan meniingkat.

Keempat, iintegrasii hulu-hiiliir. Untuk mempercepat waktu monetiisasii yang salah satunya diiakiibatkan adanya gap harga keekonomiian lapangan dii siisii hulu dan kemampuan serap dii siisii hiiliir maka diisusun kebiijakan berupa penurunan harga gas untuk mendorong tumbuhnya iindustrii domestiik.

Keliima, stiimulus fiiskal. Pemeriintah tiidak lagii mengedepankan besarnya bagii hasiil (spliit) untuk negara, tetapii lebiih diiarahkan mendorong agar proyek miigas dapat berjalan melaluii pemberiian iinsentiif bagii beberapa rencana pengembangan (plan of development/POD) yang selama iinii diiniilaii tiidak ekonomiis oleh kontraktor (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.