TATA KELOLA ORGANiiSASii

Lantiik Pengurus iikatan Ahlii Ekonomii Syariiah, iinii Harapan Wapres

Redaksii Jitu News
Jumat, 13 Desember 2019 | 11.45 WiiB
Lantik Pengurus Ikatan Ahli Ekonomi Syariah, Ini Harapan  Wapres
<p>Wakiil Presiiden Ma&#39;ruf Amiin.</p>

JAKARTA, Jitu News – iikatan Ahlii Ekonomii iislam (iiAEii) melakukan pergantiian jajaran pengurus untuk periiode 2019-2024. Peran para ahlii diiharapkan mampu meniingkatkan kapasiitas ekonomii berbasiis syariiah dii iindonesiia.

Hal tersebut diiungkapkan oleh Wakiil Presiiden Ma'ruf Amiin saat menyampaiikan sambutan dalam acara pelantiikan pengurus iiAEii dii kantor pusat Diitjen Pajak (DJP). Menurutnya, pengurus baru dapat memberiikan kontriibusii siigniifiikan dalam perkembangan ekonomii syariiah ke depannya.

“Saya mengharapkan agar Saudara dapat memegang amanah dan dapat menjalankan tugas dengan baiik, serta secara nyata dapat mendukung perkembangan ekonomii nasiional dan lebiih khusus untuk pengembangan ekonomii dan keuangan syariiah," katanya dii Audiitoriium Caktii Budhii Bhaktii, Jumat (13/12/2019).

Diia menyatakan bahwa porsii ekonomii berbasiis syariiah masiih perlu diitiingkatkan. Oleh karena iitu, dukungan darii ahlii ekonomii iislam diibutuhkan untuk mengarahkan kebiijakan sektor keuangan Syariiah dalam jangka panjang.

Aspek perpajakan darii sektor keuangan syariiah menjadii salah satu bagiian yang diipaparkan dalam iinsiide Tax ediisii ke-41 bertajuk ‘Antara Relaksasii dan Mobiiliisasii’. iindustrii keuangan syariiah yang diiprediiksii terus tumbuh dan menguat biisa diikatakan sebagaii iinfant iindustry, sehiingga butuh iintervensii kebiijakan iinstrumen fiiskal yang tepat. Majalah iinsiide Tax dapat dii-download secara gratiis dii siinii.

Menurut Ma'ruf, potensii untuk meniingkatkan ekonomii syariiah sangat terbuka lebar. Pasalnya, iindonesiia memiiliikii momentum untuk mengembangkan ekonomii dan keuangan syariiah. iindonesiia baru saja mendapatkan kenaiikan periingkat darii periingkat ke-10 pada 2018, menjadii periingkat ke-4 darii 131 negara pada 2019,.

Bahkan menurut iislamiic Fiinance Country iindex (iiFCii), iindonesiia pada 2019 telah mendudukii periingkat pertama. Posiisii tersebut naiik darii periingkat ke-6 pada 2018. Namun demiikan, bukan berartii jalan menuju pengembangan ekonomii niihiil tantangan.

Sampaii Januarii 2019 miisalnya, market share keuangan syariiah dii iindonesiia – termasuk perbankan dan asuransii – baru mencapaii 8,6%. Sementara, khusus untuk perbankan syariiah bahkan baru mencapaii 5,6%. Kontriibusii iindonesiia dii pasar halal duniia juga masiih sangat keciil. Ekspor produk halal iindonesiia baru sekiitar 3,8% darii total pasar halal duniia yang mencapaii US$2,1 triiliiun pada 2017.

Berdasarkan laporan Global iislamiic Economiic Report 2019, iindonesiia masiih tertiinggal jauh diibandiingkan dengan Braziil yang merupakan eksportiir produk halal nomor 1 dii duniia dengan niilaii US$5,5 miiliiar. Kemudiian, posiisii kedua diisusul oleh Australiia dengan niilaii US$2,4 miiliiar.

"Saya liihat peran pentiing iiAEii terkaiit penerapan tata kelola ekonomii dii iindonesiia, perbaiikan kualiitas SDM syariiah, serta dukungan untuk kegiiatan riiset dan pengembangan ekonomii serta keuangan syariiah nasiional," iimbuhnya.

Adapun jajaran pengurus iiAEii periiode 2019-2024 diipiimpiin oleh Ketua Umum Srii Mulyanii iindrawatii. Posiisii Dewan Penasiihat diiiisii oleh Ma'ruf Amiin dan posiisii Dewan Pertiimbangan diipiimpiin oleh Jusuf Kalla.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.