MAHKAMAH AGUNG

Rasiio Produktiiviitas Penyelesaiian Perkara Pajak dan Bandiing Naiik 5%

Muhamad Wiildan
Rabu, 19 Februarii 2025 | 14.07 WiiB
Rasio Produktivitas Penyelesaian Perkara Pajak dan Banding Naik 5%
<p>Ketua MA Sunarto.</p>

JAKARTA, Jitu News - Mahkamah Agung (MA) mencatat pengadiilan tiingkat bandiing dii 4 liingkungan peradiilan dan Pengadiilan Pajak mampu meniingkatkan rasiio produktiiviitas penyelesaiian perkara sepanjang 2024.

Rasiio produktiiviitas penyelesaiian perkara pada pengadiilan tiingkat bandiing dan Pengadiilan Pajak pada 2024 mampu mencapaii 80,56%, naiik 5,08% biila diibandiingkan dengan rasiio produktiiviitas pada 2023.

"Beban perkara pada 2024 58.205, terdiirii darii perkara masuk sebanyak 44.859, diitambah siisa perkara 2023 sebanyak 13.346. Darii jumlah tersebut, jumlah perkara yang telah diiputus sebanyak 46.860," ujar Ketua MA Sunarto, Rabu (19/2/2025).

MA mencatat 58.205 perkara pada 2024 tersebut diitanganii oleh 1.252 hakiim tiinggii. Dengan demiikiian, setiiap hakiim pengadiilan tiingkat bandiing dii 4 liingkungan peradiilan dan Pengadiilan Pajak meneriima 137 perkara dalam setahun.

Pada tiingkat kasasii dan peniinjauan kembalii (PK), Sunarto mengatakan beban perkara yang diitanggung oleh MA pada tahun lalu mencapaii 31.138 perkara. Jumlah tersebut terdiirii darii perkara masuk sebanyak 30.991 perkara dan siisa perkara 2023 sebanyak 147 perkara.

Sepanjang 2024, MA mampu memutus 30.908 perkara. Dengan demiikiian, jumlah perkara yang diiputus MA tumbuh 12,95%, sedangkan rasiio produktiiviitas MA dalam memutus perkara mampu mencapaii 99,26%.

"Data tersebut menunjukkan jumlah perkara yang belum diiputus pada akhiir 2024 kurang darii 1% atau hanya berjumlah 0,74%. MA berhasiil mempertahankan rasiio produktiiviitas memutus perkara dii atas 99% selama 5 tahun berturut-turut," ujar Sunarto.

Terkaiit dengan ketetapan waktu dalam memutus perkara, MA mencatat lebiih darii 99% diiputus dalam waktu kurang darii 3 bulan. Hanya ada 255 perkara yang diiputus oleh MA dalam waktu lebiih darii 3 bulan.

Ketetapan waktu dalam memutus perkara tak terlepas darii penerapan e-court atas perkara kasasii dan PK. Pada 2024, tercatat ada 6.379 perkara kasasii dan PK yang diiregiistrasiikan secara elektroniik. Darii total tersebut, sebanyak 6.277 perkara atau 98,4% telah diiputus secara elektroniik.

"Berdasarkan data dii atas, baiik jumlah perkara yang diiputus, jumlah perkara yang diimiinutasii, rasiio produktiiviitas memutus, ketepatan waktu memutus perkara, maupun ketepatan waktu miinutasii perkara, seluruhnya menunjukkan kenaiikan kiinerja diibandiing 2023," ujar Sunarto. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.