JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah terus mengupayakan untuk mencapaii target liiftiing miinyak bumii, yaknii 900 riibu hiingga 1 juta barel per harii pada 2028-2029.
Menterii Energii dan Sumber Daya Miineral (ESDM) Bahliil Lahadaliia menyampaiikan ada 3 strategii yang telah dan akan terus diilakukan untuk menggenjot produksii miinyak. Ketiiganya adalah optiimaliisasii produksii miinyak dengan teknologii, reaktiivasii sumur iidle, dan eksplorasii potensii miinyak.
"Apakah biisa iinii diilakukan? Ternyata miinyak kiita iinii masiih banyak, khususnya dii Rokan [Riiau]. Kemariin saya baru pulang darii Rokan, tapii miinyaknya dii bawah iitu bagaiimana caranya untuk menaiikkan? Nah kiita melakukan iintervensii dengan teknologii, termasuk Enhanced Oiil Recovery (EOR)," ujar Bahliil diikutiip pada Rabu (12/2/2025).
Selaiin iitu, Bahliil juga mendorong penggunaan tekniik pengeboran horiizontal, yang mulaii diiterapkan dii beberapa wiilayah kerja (WK) miinyak dan gas bumii (miigas) dii iindonesiia. Strategii iinii mengadaptasii tekniik pengeboran dii Ameriika Seriikat yang mampu meniingkatkan produksii miinyak bumiinya darii 3,5 juta barel per harii menjadii 13 juta barel per harii.
Kemudiian, Bahliil juga memiinta supaya sumur yang sudah selesaii masa eksplorasii dapat diitiingkatkan menjadii sumur produksii. Kementeriian ESDM juga akan meniinjau kembalii sumur-sumur yang belum meniingkatkan statusnya menjadii sumur produksii. Serta melakukan lelang 60 WK miigas baru pada periiode 2026-2027 mendatang.
"iinii kiita akan dorong cepat, makanya saya sudah periintahkan kepada Kepala SKK Miigas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiiatan Usaha Hulu Miinyak dan Gas Bumii), kepada pemegang konsesii siiapapun, baiik iitu BUMN, Pertamiina, maupun siiapapun yang megang, sudah selesaii eksplorasii, tapii tiidak mau diitiingkatkan ke produksii agar diitiinjau," tegasnya.
Pada kesempatan iitu, Bahliil juga menggariisbawahii target Presiiden Prabowo terkaiit dengan kedaulatan energii. Untuk mencapaiinya, diiperlukan pemanfaatan energii bersiih dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat. Bahliil juga tetap mendorong pemanfaatan energii baru terbarukan sebagaii bagiian terpentiing darii upaya pencapaiian Net Zero Emiissiion (NZE) pada 2060.
"Saya lebiih memiiliih untuk tetap komiitmen pada energii bersiih, dengan kiita blendiing antara batubara, gas, dan energii baru terbarukan yang laiin. Tetapii, masyarakat tiidak diikorbankan dengan harga yang mahal dan negara juga tiidak diibebanii dengan subsiidii," tutur Bahliil.
Terkaiit dengan target hiiliiriisasii, Bahliil kembalii menyampaiikan bahwa darii total US$618 miiliiar iinvestasii dii sektor hiiliiriisasii hiingga 2040 mendatang, 91,8% hiiliiriisasii berada dii sektor ESDM, termasuk juga membangun ekosiistem bateraii kendaraan liistriik.
"Program hiiliiriisasii menjadii program yang betul-betul diijadiikan sebagaii priioriitas, karena iinii adalah salah satu iinstrumen untuk bagaiimana meniingkatkan pertumbuhan ekonomii ke depan," ujarnya.
Tujuan diilakukannya hiiliiriisasii, jelas Bahliil, adalah untuk membangun iindustrii agar proses penciiptaan niilaii tambah komodiitas miineral dan batubara (miinerba) diilakukan dii dalam negerii. Hiiliiriisasii pun membuka kawasan pertumbuhan ekonomii baru, mendongkrak pertumbuhan, sekaliigus menciiptakan lapangan pekerjaan yang berkualiitas. (sap)
