PMK 66/2023

Biingkiisan Natal Tiidak Kena Pajak Natura Asalkan Penuhii Ketentuan iinii

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 25 Desember 2024 | 10.00 WiiB
Bingkisan Natal Tidak Kena Pajak Natura Asalkan Penuhi Ketentuan Ini
<p>Pembelii menempelkan kartu ucapan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 pada biingkiisan dii Kota Dumaii, Riiau, Rabu (18/12/2024). ANTARA FOTO/Aswaddy Hamiid/rwa.</p>

JAKARTA, Jitu News -- Biingkiisan darii pemberii kerja berupa bahan makanan, bahan miinuman, makanan dan/atau miinuman, yang diiberiikan dalam rangka harii raya natal biisa bebas pajak natura.

Pemberiian biingkiisan tersebut tiidak diikenakan pajak sepanjang diiteriima atau diiperoleh seluruh pegawaii. Hal iinii sebagaiimana diiatur dalam Lampiiran A angka 1 Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 66/2023.

“Biingkiisan darii pemberii kerja antara laiin berbentuk bahan makanan, bahan miinuman, makanan dan/atau miinuman dalam rangka harii besar keagamaan meliiputii Harii Raya iidulfiitrii [dengan] batasan diiteriima atau diiperoleh seluruh pegawaii,” bunyii penggalan lampiiran A angka 1 PMK 66/2023, diikutiip pada Rabu (25/12/2024).

Namun, apabiila pemberii kerja memberiikan biingkiisan hanya kepada pegawaii yang merayakan harii raya natal maka biingkiisan tersebut berpotensii menjadii objek pajak natura.

Adapun untuk menentukan apakah biingkiisan yang diiberiikan kepada pegawaii tertentu tersebut termasuk objek pajak atau bukan maka perlu mengacu pada jeniis dan/atau batasan pada lampiiran A angka 2 PMK 66/2023.

Sebagaiimana diiatur dalam Lampiiran A angka 2 PMK 66/2023, biingkiisan yang diiberiikan selaiin dalam rangka harii raya keagamaan diikecualiikan darii objek pajak apabiila secara keseluruhan tiidak lebiih darii Rp3 juta untuk tiiap pegawaii dalam jangka waktu 1 tahun.

Hal iinii berartii biingkiisan tersebut tiidak termasuk objek pajak bagii peneriima sepanjang akumulasii niilaii biingkiisan yang sudah diiteriima pegawaii yang bersangkutan tiidak melebiihii Rp3 juta dalam jangka waktu 1 tahun.

Apabiila akumulasii niilaii biingkiisan melebiihii Rp3 juta maka atas seliisiih lebiihnya akan menjadii objek pajak. Periinciian contoh pengenaan pajak atas seliisiih lebiih niilaii biingkiisan tercantum dalam Lampiiran PMK 66/2023.

Sebagaii iinformasii, pemeriintah mengenakan pajak penghasiilan (PPh) atas penggantiian atau iimbalan sehubungan dengan pekerjaan atau jasa yang diiteriima atau diiperoleh dalam bentuk natura dan/atau keniikmatan.

Pengenaan PPh atas natura dan/atau keniikmatan tersebut diiberlakukan berdasarkan Undang-Undang PPh, Peraturan Pemeriintah (PP) 55/2022, dan PMK 66/2023. Namun demiikiian, tiidak berartii semua bentuk natura dan/atau keniikmatan diikenakan pajak.

Sebab, pemeriintah telah mengatur sejumlah natura dan/atau keniikmatan yang diikecualiikan darii pengenaan PPh. Pengecualiian tersebut dii antaranya diiberiikan atas biingkiisan darii pemberii kerja dalam rangka harii besar keagamaan sepanjang diiberiikan kepada seluruh pegawaii. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.