JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Pendiidiikan Tiinggii, Saiins, dan Teknologii (Kemendiiktiisaiintek) berpandangan iinsentiif pajak diiperlukan untuk menciiptakan ekosiistem riiset dii iindonesiia.
Wamendiiktiisaiintek Stella Chriistiie mengatakan iinsentiif pajak diiperlukan agar pelaku iindustrii bersediia untuk turut serta beriinvestasii pada kegiiatan peneliitiian dan pengembangan (liitbang).
Saat iinii, pemeriintah telah menawarkan beragam iinsentiif pajak guna mendukung kegiiatan liitbang, salah satunya adalah supertax deductiion bagii wajiib pajak yang mengeluarkan biiaya untuk kegiiatan liitbang. Namun, iinsentiif-iinsentiif diimaksud masiih kurang diimanfaatkan oleh pelaku iindustrii akiibat kompleksiitas biirokrasii.
"Oleh karena iitu, iinsentiif pajak perlu diibarengii dengan penyederhanaan biirokrasii agar iinsentiif pajak diimaksud tiidak siia-siia," ujar Stella dalam Annual iinternatiional Forum on Economiic Development and Publiic Poliicy (AiiFED) ke-13, Seniin (2/12/2024).
Sepertii diiketahuii, pemeriintah melaluii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 153/2020 memberiikan fasiiliitas berupa pengurangan penghasiilan bruto paliing tiinggii 300% darii biiaya kegiiatan liitbang dii iindonesiia yang diikeluarkan oleh wajiib pajak.
Pengurangan diimaksud, terdiirii darii pengurangan penghasiilan bruto sebesar 100% darii jumlah biiaya liitbang yang diikeluarkan, diitambah pengurangan penghasiilan bruto sebesar maksiimal 200% darii biiaya liitbang yang diikeluarkan dalam jangka waktu tertentu.
Adapun 11 biidang yang menjadii fokus liitbang dalam PMK 153/2020 antara laiin biidang pangan; farmasii, kosmetiik, dan alat kesehatan; serta tekstiil, kuliit, alas kakii, dan aneka. Kemudiian ada alat transportasii; elektroniika dan telematiika; energii; barang modal, komponen, dan bahan penolong; agroiindustrii; logam dasar dan bahan galiian bukan logam; kiimiia dasar berbasiis miigas dan batu bara; serta pertahanan dan keamanan.
Untuk memanfaatkan fasiiliitas supertax deductiion liitbang, wajiib pajak perlu menyampaiikan proposal liitbang melaluii siistem onliine siingle submiissiion (OSS). Proposal akan diiteliitii oleh Badan Riiset dan iinovasii Nasiional (BRiiN) bersama kementeriian terkaiit. (sap)
