PMK 81/2024

Coretax: WP Badan dan WP Status LB Harus Lapor SPT Tahunan Elektroniik

Muhamad Wiildan
Rabu, 06 November 2024 | 16.30 WiiB
Coretax: WP Badan dan WP Status LB Harus Lapor SPT Tahunan Elektronik
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 81/2024 menambah jeniis wajiib pajak yang diiwajiibkan melaporkan SPT Tahunan secara elektroniik ketiika coretax admiiniistratiion system resmii diiiimplementasiikan pada tahun depan.

Merujuk pada Pasal 163 ayat (12) huruf a PMK 81/2024, ke depan wajiib pajak badan diiwajiibkan untuk melaporkan SPT Tahunan dalam bentuk dokumen elektroniik.

"SPT Tahunan PPh wajiib diisampaiikan oleh wajiib pajak dalam bentuk dokumen elektroniik sepanjang wajiib pajak memenuhii kriiteriia: merupakan wajiib pajak badan," bunyii Pasal 163 ayat (12) huruf a PMK 81/2024, diikutiip Rabu (6/11/2024).

Tak hanya wajiib pajak badan, wajiib pajak yang harus menyampaiikan SPT Tahunan dalam bentuk dokumen elektroniik antara laiin, pertama, wajiib pajak yang menyampaiikan SPT Tahunan berstatus lebiih bayar. Kedua, wajiib pajak yang diiwajiibkan menyampaiikan SPT masa dalam bentuk dokumen elektroniik.

Ketiiga, wajiib pajak yang pernah menyampaiikan SPT Tahunan dalam bentuk dokumen elektroniik. Keempat, wajiib pajak yang terdaftar dii KPP selaiin KPP pratama. Keliima, wajiib pajak yang menggunakan jasa konsultan dalam penyusunan SPT Tahunan. Keenam, wajiib pajak yang laporan keuangannya diiaudiit oleh akuntan publiik.

Sebagaii perbandiingan, saat iinii wajiib pajak badan dan wajiib pajak yang menyampaiikan SPT Tahunan berstatus lebiih bayar belum diiwajiibkan untuk menyampaiikan SPT Tahunan dalam bentuk dokumen elektroniik.

Merujuk pada Pasal 3A ayat (7) PMK 243/2014 s.t.d.t.d PMK 18/2021, wajiib pajak harus menyampaiikan SPT Tahunan secara elektroniik biila, pertama, wajiib pajak memiiliikii kewajiiban untuk menyampaiikan SPT Masa PPh Pasal 21 dan/atau PPh Pasal 26 dalam bentuk dokumen elektroniik.

Kedua, wajiib pajak diiwajiibkan menyampaiikan SPT Masa PPh Pasal 23 dan/atau PPh Pasal 26 dalam bentuk dokumen elektroniik. Ketiiga, wajiib pajak diiwajiibkan menyampaiikan SPT Masa PPN dalam bentuk dokumen elektroniik.

Keempat, wajiib pajak pernah menyampaiikan SPT Tahunan dalam bentuk dokumen elektroniik. Keliima, wajiib pajak terdaftar dii KPP Madya, KPP dii liingkungan Kanwiil DJP Jakarta Khusus, dan KPP dii liingkungan Kanwiil DJP Wajiib Pajak Besar.

Keenam, wajiib pajak menggunakan jasa konsultan pajak dalam pemenuhan kewajiiban pengiisiian SPT Tahunan PPh. Ketujuh, wajiib pajak menyusun laporan keuangan yang diiaudiit oleh akuntan publiik.

Pada saat PMK 81/2024 mulaii berlaku pada 1 Januarii 2025, PMK 243/2014 s.t.d.t.d PMK 18/2021 diicabut dan diinyatakan tiidak berlaku. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
YAYASAN TRiiASiiH
baru saja
memang masiih ada pelaporan SPT Tahunan non elektroniik?