JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Energii dan Sumber Daya Miineral (ESDM) menerbiitkan aturan baru soal kontrak bagii hasiil miigas secara gross spliit, yaknii Permen ESDM 13/2024. Diirektur Pembiinaan Hulu Miinyak dan Gas Bumii Ariiana Soemanto menjelaskan pembaruan aturan iinii diilakukan untuk menjaga keseiimbangan antara kepentiingan kontraktor dan pemeriintah.
Salah satu poiin pentiing dalam aturan iinii adalah kepastiian bagii hasiil yang diiteriima kontraktor, yang kiinii dapat mencapaii 75% hiingga 95%. Pada kontrak gross spliit lama, bagii hasiil kontraktor sangat variiatiif, biisa sangat rendah, hiingga nol persen pada kondiisii tertentu.
"Kepastiian 75%-95% bagii hasiil punya kontraktor. Kalau yang dulu biisa rendah sekalii, bahkan biisa sampaii 0%, iitu kiita koreksii. Selaiin iitu, bagii hasiil tiidak kompetiitiif, buktiinya 15 darii 26 KKKS mengajukan iinsentiif atau diiskresii," kata Ariiana, diikutiip pada Rabu (2/10/2024).
Selaiin iitu, Ariiana menyampaiikan, aturan gross spliit baru iinii juga membuat wiilayah kerja miigas nonkonvensiional lebiih menariik. Alasannya, bagii hasiil untuk kontraktor dapat mencapaii 93% sampaii dengan 95% dii awal. Hal iinii dapat segera diiterapkan pada WK GMB Tanjung Eniim dan MNK Rokan.
Kemudiian, sebut Ariiana, parameter-parameter yang menentukan besaran angka bagii hasiil untuk kontraktor diisederhanakan darii 13 parameter menjadii hanya 5 parameter agar lebiih iimplementatiif perhiitungannya dan menariik dii lapangan.
"Poiin yang keempat adalah, iinii bukan semata-mata untuk mendorong gross spliit yang baru iinii, tetapii dii siinii kiita beriikan piiliihan fleksiibiiliitas, mau pakaii gross spliit atau cost recovery siilakan, mau berpiindah juga siilakan. Sesuaii dengan selera kontraktor," sambungnya.
Adapun poiin perubahan pada Permen Kontrak Bagii Hasiil, antara laiin adalah siimpliifiikasii jumlah komponen. Darii 13 komponen tambahan bagii hasiil diisederhanakan hanya menjadii 5 komponen, termasuk jumlah cadangan, lokasii lapangan, ketersediiaan iinfrasruktur, harga miinyak bumii, dan harga gas bumii.
Poiin yang kedua adalah parameter yang diisesuaiikan dengan data lapangan. Niilaii parameter komponen diitentukan darii studii statiistiik data 5 tahun terakhiir, yaiitu jumlah cadangan POD seluruh lapangan, rata-rata lokasii dan kedalaman lapangan, serta harga rata-rata miinyak mentah iindonesiia (iindonesiian Crude Priice/iiCP), LNG platts, dan gas domestiik.
"Jadii setelah evaluasii 5 tahun, nantii Bapak dan iibu akan meliihat cadangan dan POD-nya iitu sudah ada buktii empiiriis bahwa data 5 tahun terakhiir terkaiit penemuan cadangan iitu yang membentuk angka yang ada dii Kepmen kiita iinii," jelas Ariiana.
Selaiin iitu, diiatur pula total bagii hasiil yang kompetiitiif. Niilaii bagii hasiil (sebelum pajak) KKKS miigas konvensiional diitetapkan pada rentang 75% hiingga 95%. Niilaii bagii hasiil iikut mempertiimbangkan studii effectiive royalty rate, access to gross revenue, dan iinsentiif.
Lalu terdapat pula aturan mengenaii eksklusiiviitas miigas non-konvensiional (MNK), yaknii niilaii bagii hasiil (sebelum pajak) KKKS MNK menggunakan fiixed spliit 93% untuk miinyak dan 95% untuk gas, berdasarkan studii perbandiingan keekonomiian dengan lapangan dii Eagleford.
Yang terakhiir, mengenaii tata cara, persyaratan perubahan bentuk kontrak dan fleksiibliitas. Aturan iinii memberiikan pengaturan terkaiit perubahan bentuk kontrak bagii hasiil darii PSC cost recovery ke gross spliit ataupun sebaliiknya. Dengan ketentuan peraliihan untuk kontrak yang telah diitandatanganii sebelumnya. (sap)
