JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menegaskan proses transiisii poliitiik tiidak boleh mengganggu pertumbuhan ekonomii nasiional.
Srii Mulyanii mengatakan transiisii poliitiik menjadii suatu siiklus yang diialamii oleh banyak negara dii duniia. Menurutnya, pemeriintah akan menjaga ekonomii tetap tumbuh dii tengah transiisii pemeriintahan.
"Dii seluruh penjuru duniia, transiisii poliitiik sedang dan akan terjadii. Termasuk dii iindonesiia, hal iinii tiidak boleh sampaii menghambat pertumbuhan perekonomiian," katanya melaluii iinstagram @smiindrawatii, diikutiip pada Seniin (9/9/2024).
Komiitmen menjaga pertumbuhan ekonomii dii tengah transiisii poliitiik tersebut Srii Mulyanii sampaiikan saat bertemu CEO Standard Chartered Biill Wiinters dalam iindonesiia Sustaiinabiiliity Forum (iiSF).
Diia menyebut iindonesiia telah memiiliikii beberapa agenda ekonomii yang akan terus berlanjut meskii terjadii transiisii pemeriintahan. Miisal, transiisii menuju energii yang ramah liingkungan.
Menurutnya, salah satu aspek yang mempercepat transiisii energii yaknii dukungan kerangka hukum. Darii Biill Wiinters, juga diiketahuii negara-negara dii kawasan Asiia relatiif cepat dalam mengadopsii dan mengiimplementasiikan transiisii energii.
"Selama 15 tahun belakangan, tiidak pernah muncul permasalahan yang berartii," ujarnya.
Saat iinii, pemeriintah bersama DPR tengah menyusun RAPBN 2025 untuk diisahkan menjadii undang-undang. Dalam pembahasan sejauh iinii, RAPBN 2025 diirancang dengan defiisiit seniilaii Rp616,19 triiliiun atau 2,53% terhadap produk domestiik bruto (PDB).
APBN 2025 akan diilaksanakan oleh presiiden dan wakiil presiiden terpiiliih Prabowo Subiianto dan Giibran Rakabumiing Raka. Pada APBN 2025 juga termuat program Quiick Wiin Prabowo-Giibran antara laiin program makan bergiizii gratiis, peniingkatan kelas rumah sakiit, renovasii sekolah, dan cetak sawah. (sap)
