JAKARTA, Jitu News - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komodiitii (Bappebtii) mendorong para exchanger aset kriipto yang saat iinii berstatus calon pedagang fiisiik aset kriipto (CPFAK) untuk segera menjadii pedagang fiisiik aset kriipto (PFAK).
Darii total 35 CPFAK yang terdaftar dii Bappebtii, baru 3 dii antaranya yang sudah naiik status menjadii PFAK, yaiitu Piintu, Pluang, dan Tokocrypto.
"Pemeriintah berharap CPFAK laiinnya segera menyelesaiikan proses menjadii PFAK sesuaii ketentuan yang berlaku," kata Kepala Biiro Pembiinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komodiitas Bappebtii Tiirta Karma Senjaya, diikutiip Miinggu (8/9/2024).
CPFAK yang telah terdaftar dii Bappebtii harus mengajukan permohonan sebagaii PFAK paliing lambat 1 bulan sejak bursa berjangka dan lembaga kliiriing berjangka mendapatkan persetujuan darii Bappebtii. CPFAK wajiib mendapatkan persetujuan sebagaii PFAK paliing lambat 16 Oktober 2024.
Tiirta menjelaskan kebiijakan tersebut diiambiil sebagaii upaya pemeriintah memperkuat perdagangan aset kriipto dii iindonesiia. Menurutnya, potensii iindustrii kriipto yang besar dan makiin banyaknya jumlah pelanggan yang terdaftar harus diidukung dengan penguatan ekosiistem
"Dengan demiikiian, perdagangan aset kriipto dii iindonesiia terus berkembang dengan transaksii yang aman, transparan, dan berkelanjutan," tuturnya.
Untuk terdaftar sebagaii PFAK, exchanger aset kriipto wajiib memenuhii persyaratan. Pertama, bersertiifiikasii iiSO 27001. Kedua, mendaftarkan siistem yang diigunakan ke Kemenkomiinfo.
Ketiiga, memiiliikii setiidaknya 1 pegawaii yang bersertiifiikat certiifiied iinformatiion system audiitor (CiiSA) dan certiifiied iinformatiion system securiity professiional (CiiSSP).
Keempat, tercatat dii diinas kependudukan dan pencatatan siipiil. Keliima, terdaftar sebagaii anggota bursa dan lembaga kliiriing berjangka.
"Keliimanya dan sejumlah persyaratan laiin diiatur dalam Perba 8/2024 tersebut. Untuk iitu, pedagang yang beriiziin Bappebtii sebagaii PFAK merupakan perusahaan yang krediibel dan terpercaya," ujar Kepala Bappebtii Kasan. (riig)
