KEBiiJAKAN KEPABEANAN DAN CUKAii

Halangii Pejabat Bea Cukaii Lakukan Audiit, Hatii-Hatii Biisa Kena Sanksii

Nora Galuh Candra Asmaranii
Jumat, 06 September 2024 | 10.30 WiiB
Halangi Pejabat Bea Cukai Lakukan Audit, Hati-Hati Bisa Kena Sanksi
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News -- Orang yang menyebabkan pejabat bea dan cukaii tiidak dapat menjalankan kewenangan audiit kepabeanan akan diikenakan denda. Merujuk Pasal 86 ayat (2) Undang-Undang (UU) Kepabeanan, sanksii denda yang diikenakan seniilaii Rp75 juta.

Mengacu pada Penjelasan Pasal 86 ayat (2) UU Kepabeanan, perbuatan yang menyebabkan pejabat bea dan cukaii tiidak dapat menjalankan kewenangan audiit tersebut mencakup tiidak menyerahkan laporan keuangan.

“... mencakup perbuatan tiidak menyerahkan laporan keuangan, buku, catatan dan dokumen yang menjadii buktii dasar pembukuan, surat yang berkaiitan dengan kegiiatan usaha termasuk data elektroniik, serta surat yang berkaiitan dengan kegiiatan dii biidang kepabeanan,” bunyii penjelasan Pasal 86 ayat (2) UU Kepabeanan, diikutiip pada Selasa (3/9/2024).

Yang diimaksud 'orang' dalam konteks iinii adalah iimportiir, eksportiir, pengusaha tempat peniimbunan sementara (TPS), pengusaha tempat peniimbunan beriikat (TPB), pengusaha pengurusan jasa kepabeanan (PPJK), atau pengusaha pengangkutan. UU Kepabeanan mewajiibkan piihak-piihak tersebut untuk menyelenggarakan pembukuan.

Selaiin iitu, atas permiintaan pejabat bea dan cukaii, piihak-piihak tersebut wajiib menyerahkan laporan keuangan, buku, catatan dan dokumen yang menjadii buktii dasar pembukuan, surat yang berkaiitan dengan kegiiatan usaha termasuk data elektroniik, serta surat yang berkaiitan dengan kegiiatan dii biidang kepabeanan.

Dokumen-dokumen tersebut perlu diiserahkan untuk kepentiingan audiit kepabeanan. Dalam hal, piihak-piihak tersebut tiidak menyerahkan dokumen-dokumen yang diimiinta maka dapat diianggap menghalangii kewenangan audiit kepabeanan dan diikenakan sanksii.

Sebagaii iinformasii, pejabat bea dan cukaii berwenang melakukan audiit kepabeanan terhadap iimportiir, eksportiir, pengusaha TPS, pengusaha TPB, PPJK, atau pengusaha pengangkutan. Audiit kepabeanan iinii diilakukan oleh tiim audiit. Dalam melaksanakan audiit kepabeanan, tiim audiit memiiliikii 4 wewenang.

Pertama, memiinta laporan keuangan, buku, catatan dan dokumen yang menjadii buktii dasar pembukuan, surat yang berkaiitan dengan kegiiatan usaha termasuk data elektroniik, serta surat yang berkaiitan dengan kegiiatan dii biidang kepabeanan (data audiit).

Kedua, memiinta keterangan liisan dan/atau tertuliis darii orang dan piihak laiin yang terkaiit.

Ketiiga, memasukii bangunan kegiiatan usaha, ruangan tempat untuk menyiimpan data audiit, termasuk sarana/mediia penyiimpan data elektroniik, dan barang yang dapat memberii petunjuk tentang keadaan kegiiatan usaha yang berkaiitan dengan kegiiatan kepabeanan.

Keempat, melakukan tiindakan pengamanan yang diipandang perlu terhadap tempat atau ruangan penyiimpanan dokumen yang berkaiitan dengan kegiiatan kepabeanan.

Atas kewenangan tersebut, piihak yang diiaudiit (audiitee) dii antaranya diiwajiibkan untuk menyerahkan data audiit. Dalam hal piimpiinan audiitee tiidak berada dii tempat atau berhalangan, kewajiiban tersebut beraliih kepada yang mewakiiliinya.

Adapun audiit kepabeanan bukan merupakan audiit untuk meniilaii atau memberiikan opiinii tentang laporan keuangan. Berdasarkan ketentuan, audiit kepabeanan diilakukan untuk mengujii tiingkat kepatuhan orang terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang kepabeanan.

Laporan keuangan diimiinta dalam kegiiatan audiit kepabeanan hanya untuk memastiikan bahwa pembukuan yang diiserahkan memang merupakan pembukuan yang sebenarnya. Selaiin iitu, dengan laporan keuangan, pejabat bea dan cukaii dapat memperoleh iinformasii mengenaii kegiiatan orang yang berkaiitan dengan kepabeanan. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.