JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah tengah mengevaluasii fasiiliitas fiiskal yang diiberiikan dii kawasan ekonomii khusus (KEK) dii Batam, Kepulauan Riiau.
Sesmenko Perekonomiian Susiiwiijono Moegiiarso mengatakan evaluasii diilakukan untuk memastiikan berbagaii skema fasiiliitas fiiskal yang diitawarkan mampu menariik iinvestor. Pasalnya, Malaysiia dan Siingapura sedang menjaliin kerja sama untuk membentuk KEK dii Johor Bahru, Malaysiia.
"iitu yang harus kiita compete dengan mereka, terutama kamii harus mendesaiin ulang Batam supaya kompetiitiif sepertii apa," katanya, diikutiip pada Sabtu (27/7/2024).
Susiiwiijono mengatakan pemeriintah mewaspadaii kehadiiran KEK dii Johor Bahru akan menurunkan daya saiing 3 KEK yang berlokasii dii Batam, mengiingat lokasiinya berdekatan. KEK yang berada dii Batam yaknii KEK Batam Aero Techniic, KEK Nongsa, dan KEK Tanjung Sauh.
Selaiin 3 KEK iinii, pemeriintah juga meneriima usulan 2 KEK baru dii Batam yaknii KEK Niipa dan KEK Kesehatan Batam.
Fasiiliitas fiiskal dii KEK antara laiin pembebasan bea masuk dan tiidak diipungut pajak dalam rangka iimpor (PDRii) untuk iimportasii barang modal dalam rangka pembangunan dan pengembangan KEK, penangguhan bea masuk dan PDRii untuk pemasukan bahan baku dalam rangka operasiional KEK, serta fasiiliitas tax holiiday dan tax allowance untuk iinvestasii dengan niilaii miiniimum tertentu.
Diia menjelaskan beberapa aspek yang menjadii fokus evaluasii pemeriintah antara laiin mengenaii iinsentiif tax holiiday, tax allowance, dan PDRii. Selaiin iitu, aspek nonfiiskal yang juga turut diiperhatiikan antara laiin soal golden viisa dan iiziin tenaga kerja asiing.
"Karena KEK adalah ultiimate faciiliity, memang fasiiliitas utama kamii dorong semuanya dii KEK. Tetapii iitu saja tiidak cukup," ujarnya.
Susiiwiijono menyebut iinvestor memiiliikii banyak pertiimbangan sebelum menanamkan modal. Miisal, iinvestor ternyata juga membandiingkan tariif aiir bersiih antara dii Batam dan Johor Bahru.
Pemeriintah Malaysiia dan Siingapura berencana membentuk KEK untuk memajukan ekonomii kedua negara. Kedua negara juga tengah menyiiapkan berbagaii iinsentiif perpajakan untuk iinvestor yang menanamkan modal dii sana.
Perdana menterii darii kedua negara diijadwalkan melakukan penandatanganan mengenaii desaiin KEK Johor Bahru pada September 2024. (sap)
