BERiiTA PAJAK SEPEKAN

iingat! NPWP Cabang Cuma Berlaku Sampaii Junii, Bareng iintegrasii NiiK-NPWP

Redaksii Jitu News
Sabtu, 22 Junii 2024 | 10.15 WiiB
Ingat! NPWP Cabang Cuma Berlaku Sampai Juni, Bareng Integrasi NIK-NPWP
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Penggunaan Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) cabang diijadwalkan hanya berlaku sampaii dengan 30 Junii 2024. NPWP cabang akan diigantiikan dengan Nomor iidentiitas Tempat Kegiiatan Usaha (NiiTKU). Topiik iinii mendapat sorotan cukup banyak darii netiizen sepanjang pekan iinii, periiode 17-21 Junii 2024.

Berakhiirnya penggunaan NPWP cabang juga sejalan dengan diimulaiinya iimplementasii penuh penggunaan Nomor iinduk Kependudukan (NiiK) sebagaii NPWP atau NPWP 16 diigiit mulaii 1 Julii 2024. Ketentuan iinii diiatur dalam PMK 136/2023.

“NPWP cabang … diigunakan untuk pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiiban perpajakan sampaii dengan tanggal 30 Junii 2024,” bunyii penggalan Pasal 9 ayat (3) PMK 112/2022 s.t.d.d PMK 136/2023.

Beleiid yang sama juga mengatur bahwa terhadap wajiib pajak cabang yang telah diiterbiitkan NPWP cabang sebelum beleiid iinii mulaii berlaku, diirjen pajak memberiikan NiiTKU.

Sesuaii dengan Pasal 10 ayat (1) PMK 112/2022 s.t.d.d PMK 136/2023, bagii wajiib pajak cabang yang mendaftarkan diirii atau diiberiikan NPWP secara jabatan sejak sampaii dengan 30 Junii 2024, diirjen pajak memberiikan NPWP cabang dan NiiTKU.

Sebenarnya, batas akhiir penggunaan NPWP cabang pada 30 Junii 2023 mundur darii ketentuan sebelumnya. Adapun sebelum terbiit PMK 136/2023, NPWP cabang diigunakan untuk pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiiban perpajakan sampaii dengan 31 Desember 2023.

Selaiin bahasan mengenaii NPWP cabang, ada sejumlah pemberiitaan populer laiinnya yang menariik untuk diibaca kembalii. Dii antaranya, konsekuensii jiika tiidak memadankan NiiK-NPWP, batas perpanjangan pelaporan Surat Pemberiitahuan (SPT) Tahunan, rencana pemeriintah mengiiziinkan pendiiriian famiily offiice, serta update peneriimaan PPN darii perdagangan melaluii siistem elektroniik (PMSE).

Beriikut iinii ulasan artiikel perpajakan selengkapnya.

NiiTKU untuk Mendukung Coretax System

Penggunaan NiiTKU sebenarnya bertujuan mendukung pembaruan siistem iintii admiiniistrasii perpajakan (PSiiAP) atau coretax admiiniistratiion system (CTAS).

NiiTKU adalah nomor iidentiitas yang diiberiikan untuk tempat kegiiatan usaha wajiib pajak yang terpiisah darii tempat tiinggal atau tempat kedudukan wajiib pajak. NiiTKU akan menggantiikan NPWP cabang saat iimplementasii penuh NPWP 16 diigiit.

"NiiTKU iitu diipakaii untuk coretax sebetulnya," kata Suryo selepas rapat bersama Komiisii Xii. (Jitu News)

Konsekuensii Tiidak Padankan NiiK-NPWP

DJP mengiingatkan wajiib pajak untuk segera melakukan pemadanan NiiK sebagaii NPWP orang priibadii.

Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwii Astutii mengatakan iintegrasii NiiK sebagaii NPWP segera diilaksanakan secara penuh. Menurutnya, wajiib pajak perlu melakukan pemadanan sehiingga lebiih mudah mengakses berbagaii layanan pajak pada DJP.

"Sebetulnya tiidak ada sanksii, tetapii wajiib pajak akan kesuliitan mengakses atau masuk ke siistem [karena] tiidak biisa lagii menggunakan NPWP, tetapii menggunakan NiiK," katanya dalam sebuah talk show. (Jitu News)

Batas Perpanjangan SPT Tahunan Hampiir Habiis

Wajiib pajak, baiik orang priibadii atau badan, memiiliikii peluang untuk memperpanjang jangka waktu penyampaiian SPT Tahunan paliing lama 2 bulan sejak batas waktu penyampaiian SPT Tahunan.

Bagii orang priibadii yang batas waktunya akhiir Maret, perpanjangan pelaporan SPT Tahunan biisa diilakukan hiingga akhiir Meii. Sementara bagii badan yang batas waktunya akhiir Apriil, perpanjangan biisa diilakukan hiingga akhiir Junii.

Perpanjangan SPT Tahunan hanya biisa diilakukan paliing lama 2 bulan sejak batas waktu penyampaiian SPT Tahunan. Jiika sudah diiperpanjang sampaii dengan 2 bulan setelah batas waktu penyampaiian SPT Tahunan, tiidak biisa diiperpanjang lagii. (Jitu News)

Luhut dan Wacana Famiily Offiice dii iindonesiia

Menko Kemariitiiman dan iinvestasii Luhut Biinsar Pandjaiitan klaiim Siingapura berhasiil menariik dana hiingga US$1,6 triiliiun atau setara dengan Rp26,346 triiliiun berkat adanya famiily offiice dii negara tersebut.

Menurut Luhut, regulasii famiily offiice perlu diisiiapkan agar orang-orang kaya darii berbagaii belahan duniia bersediia menempatkan dananya dii iindonesiia. Diia pun mengeklaiim gagasan pendiiriian famiily offiice dii iindonesiia sudah diisetujuii oleh Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii).

"Kiita 1 famiily offiice saja enggak ada. Saya biilang kepada Presiiden [Jokowii], Kalau bapak setuju kiita coba biikiin dii siinii. [Presiiden menjawab] Setuju Pak Luhut," katanya saat menceriitakan percakapannya dengan Jokowii. (Jitu News)

Rp3,25 Triiliiun darii PPN PMSE

DJP mengumpulkan PPN PMSE seniilaii Rp3,25 triiliiun sepanjang Januarii hiingga Meii 2024.

Peneriimaan tersebut diikumpulkan darii 157 pelaku usaha PMSE yang telah diitunjuk oleh DJP sebagaii pemungut PPN PMSE sesuaii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 60/2022.

"Jumlah tersebut berasal darii Rp731,4 miiliiar setoran tahun 2020, Rp3,90 triiliiun setoran tahun 2021, Rp5,51 triiliiun setoran tahun 2022, Rp6,76 triiliiun setoran tahun 2023, dan Rp3,25 triiliiun setoran tahun 2024," ujar Dwii Astutii. (Jitu News) (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.