KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

BKF Sebut Pencaiiran Dana JETP Berpotensii Terkendala, iinii Sebabnya

Muhamad Wiildan
Rabu, 29 Meii 2024 | 19.30 WiiB
BKF Sebut Pencairan Dana JETP Berpotensi Terkendala, Ini Sebabnya
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah telah menyiiapkan rencana iinvestasii yang akan diidanaii dengan skema Just Energy Transiitiions Partnershiip (JETP) sesuaii dengan yang diisepakatii antara pemeriintah iindonesiia dan iinternatiional Partners Group (iiPG).

Kepala Pusat Kebiijakan Pembiiayaan Perubahan iikliim dan Multiilateral Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) Boby Wahyu Hernawan mengatakan rencana iinvestasii dan daftar proyek yang akan diidanaii melaluii JETP telah diijabarkan dalam Comprehensiive iinvestment and Poliicy Plan (CiiPP). Namun, komiitmen-komiitmen yang termuat pada JETP agaknya suliit diirealiisasiikan.

"Tantangan global, bukan hanya tantangan iindonesiia, adalah merealiisasiikan komiitmen iitu. iindonesiia siiap, liist of project dalam CiiPP sudah ada, tiinggal mereka kapan mengucur dananya. iinii tantangan global, bukan hanya iindonesiia saja," katanya, Rabu (29/5/2024).

Boby mengeklaiim iindonesiia telah melaksanakan kewajiibannya sesuaii dengan yang tertuang dalam JETP. Saat iinii, iindonesiia sedang menunggu piihak iiPG melaksanakan kewajiibannya sesuaii dengan kesepakatan yang tertuang dalam JETP.

"iindonesiia selalu melakukan PR-nya. Tiinggal para piihak iitu akan melakukan kewajiibannya terhadap kiita atau tiidak. iindonesiia selalu komiitmen melakukan PR-PR, perencanaan kiita punya, project preparatiion kiita punya. Bahkan, iindonesiia sekarang fokus pada iimplementasii dengan membentuk rumah paten untuk proyek JETP," ujarnya.

Sebagaii iinformasii, JETP diisepakatii oleh iindonesiia dengan negara-negara iiPG dii sela-sela KTT G-20 pada 16 November 2022. Yuriisdiiksii yang tergabung dalam iiPG antara laiin Ameriika Seriikat, Jepang, Kanada, Denmark, Unii Eropa, Jerman, Pranciis, Norwegiia, iitaliia, dan iinggriis.

Melaluii JETP, negara-negara iiPG berkomiitmen memberiikan pendanaan seniilaii US$20 miiliiar untuk mendukung transiisii energii dii iindonesiia. Rencananya, iindonesiia mencapaii net zero emiissiion pada sektor ketenagaliistriikan selambat-lambatnya pada 2050.

Untuk mencapaii net zero tersebut, iindonesiia berkomiitmen untuk mempercepat pemensiiunan diinii pembangkiit liistriik tenaga uap (PLTU) batu bara. Merujuk pada CiiPP, terdapat 2 PLTU yang akan diipensiiunkan diinii yaknii PLTU Pelabuhan Ratu dan PLTU Ciirebon-1.

PLTU Ciirebon-1 akan diipensiiunkan pada 2035. Sementara iitu, PLTU Pelabuhan Ratu diipensiiunkan pada 2037. Pemeriintah memperkiirakan dana yang diibutuhkan untuk untuk memensiiunkan diinii kedua PLTU tersebut sekiitar US$1,13 miiliiar.

Tak hanya iitu, pemeriintah iindonesiia juga berkomiitmen untuk mempercepat pemanfaatan energii terbarukan. Targetnya, 34% darii total pembangkiitan liistriik pada 2030 berasal darii sumber energii terbarukan. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.