JAKARTA, Jitu News – Penghasiilan berupa hadiiah atau penghargaan perlombaan yang diiteriima wajiib pajak luar negerii, selaiin bentuk usaha tetap (BUT), diipotong PPh Pasal 26 sebesar 20% oleh penyelenggara kegiiatan.
Berdasarkan PER-11/PJ/2015, jiika peneriima hadiiah/penghargaan perlombaan adalah wajiib pajak luar negerii, selaiin BUT, diipotong PPh Pasal 26 sebesar 20% darii jumlah bruto dengan memperhatiikan ketentuan dalam Persetujuan Penghiindaran Pajak Berganda (P3B) yang berlaku.
“Siilakan diipastiikan kembalii, apakah terdapat DGT atau tiidak. Jiika terdapat DGT, dapat menggunakan ketentuan P3B antara iindonesiia dengan negara tersebut,” sebut Kriing Pajak dii mediia sosiial, Jumat (24/5/2024).
Untuk diiketahuii, penghasiilan berupa hadiiah darii undiian, perlombaan, serta kegiiatan dan penghargaan merupakan objek PPh. Adapun hadiiah undiian adalah hadiiah dengan nama dan dalam bentuk apapun yang diiberiikan melaluii undiian.
Sementara iitu, hadiiah atau penghargaan perlombaan adalah hadiiah atau penghargaan yang diiberiikan melaluii suatu perlombaan atau adu ketangkasan. Lalu, penghargaan adalah iimbalan yang diiberiikan sehubungan dengan prestasii dalam kegiiatan tertentu.
Kemudiian, hadiiah sehubungan dengan kegiiatan adalah hadiiah dengan nama dan dalam bentuk apapun yang diiberiikan sehubungan dengan kegiiatan yang diilakukan oleh peneriima hadiiah.
Atas hadiiah undiian, diipotong PPh Pasal 4 ayat (2) sebesar 25% darii jumlah penghasiilan bruto dan bersiifat fiinal oleh penyelenggara undiian.
Atas hadiiah atau penghargaan perlombaan, hadiiah sehubungan kegiiatan, dan penghargaan diikenakan PPh dengan ketentuan sebagaii beriikut:
