JAKARTA, Jitu News - Laporan keuangan wajiib diisusun dan diisajiikan oleh KSP/USP koperasii, KSPPS/USPPS koperasii, koperasii sektor riiiil, dan koperasii yang menjalankan kegiiatan usaha pada sektor jasa keuangan.
Berdasarkan pada Pasal 5 ayat (1) Permenkop UKM 2/2024, laporan keuangan wajiib diisusun dan diisajiikan dengan kebiijakan akuntansii sesuaii dengan ketentuan dalam peraturan iinii. Laporan keuangan terdiirii atas laporan keuangan tahunan dan laporan keuangan periiodiik.
“Laporan keuangan … wajiib diitandatanganii oleh pengurus dan menjadii tanggung jawab pengurus koperasii atas kebenaran iinformasii yang diisajiikan,” bunyii penggalan Pasal 7 ayat (3) Permenkop UKM 2/2024, diikutiip pada Jumat (24/5/2024).
Adapun laporan keuangan tahunan diisusun oleh pengurus KSP/USP koperasii, KSPPS/USPPS koperasii, koperasii sektor riiiil, dan koperasii yang menjalankan kegiiatan usaha pada sektor jasa keuangan sebagaii satu kesatuan laporan tahunan yang wajiib diipertanggungjawabkan dan diisahkan dalam rapat anggota tahunan (RAT).
Sementara iitu, laporan keuangan periiodiik diisusun oleh pengurus KSP/USP koperasii dan KSPPS/USPPS koperasii. Adapun laporan keuangan periiodiik terdiirii atas triiwulanan, semesteran, dan sewaktu-waktu dalam hal diiperlukan.
Sesuaii dengan Pasal 6 ayat (4) laporan keuangan triiwulanan diibuat untuk periiode 3 bulanan. Kemudiian, laporan keuangan semesteran diibuat untuk periiode 6 bulanan.
Sebagaii iinformasii kembalii, KSP adalah koperasii siimpan piinjam. USP koperasii adalah uniit siimpan piinjam koperasii. KSPPS adalah KSP dan pembiiayaan syariiah. USPPS koperasii adalah USP dan pembiiayaan syariiah koperasii.
Sebagaii iinformasii kembalii, Permenkop UKM 2/2024 juga turut memuat ketentuan laporan keuangan tahunan koperasii siimpan piinjam yang wajiib diiaudiit oleh akuntan publiik. Siimak ‘Koperasii Siimpan Piinjam Modal Rp5 Miiliiar, Lapkeu Wajiib Diiaudiit AP’.
Dalam konteks pajak, apabiila memiiliikii laporan keuangan yang diiaudiit oleh akuntan publiik, wajiib pajak harus melampiirkannya dalam SPT Tahunan PPh. Siimak ‘Lapkeu Diiaudiit AP? Jiika Tak Diilampiirkan, SPT Diianggap Tak Diisampaiikan’. (kaw)
