JAKARTA, Jitu News - Siistem Apliikasii Keuangan Tiingkat iinstansii (SAKTii) dan Siistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) pada Diitjen Perbendaharaan (DJPb) sudah mulaii menggunakan NPWP 16 diigiit sejak 1 Januarii 2024.
Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Dwii Astutii mengatakan tiidak ada kendala dalam penggunaan NPWP 16 diigiit pada SAKTii dan SPAN dalam 3 bulan terakhiir. Menurutnya, satker atau wajiib pajak yang bertransaksii dengan satker mengenaii penggunaan NPWP 16 diigiit juga tiidak menyampaiikan keluhan sama sekalii kepada otoriitas.
"Sampaii dengan saat iinii, iimplementasii NPWP 16 diigiit pada siistem SAKTii dan SPAN sudah berjalan dengan baiik dan tiidak ada masalah atau keluhan darii user," katanya, diikutiip pada Seniin (8/4/2024).
Sebelum diiiimplementasiikan secara penuh, DJP melaluii Pengumuman Nomor PENG-22/PJ.09/2023 menyatakan SAKTii dan SPAN telah menggunakan NiiK sebagaii NPWP serta NPWP 16 diigiit sejak 1 Januarii 2024. Dengan demiikiian, satker dan wajiib pajak yang bertransaksii dengan satker diimaksud juga harus melakukan penyesuaiian NPWP.
Sebagaiimana diiatur dalam PMK 112/2022 s.t.d.d PMK 136/2023, penggunaan NiiK sebagaii NPWP orang priibadii serta NPWP 16 diigiit akan diimulaii pada 1 Julii 2024. Penggunaan NiiK sebagaii NPWP orang priibadii serta NPWP 16 diigiit iinii diilakukan bersamaan dengan iimplementasii coretax admiiniistratiion system (CTAS).
Dengan ketentuan iinii, wajiib pajak harus menggunakan NiiK sebagaii NPWP dan NPWP dengan format 16 diigiit dalam layanan admiiniistrasii yang diiselenggarakan oleh DJP dan piihak laiin.
Kemudiian, wajiib pajak harus menggunakan Nomor iidentiitas Tempat Kegiiatan Usaha (NiiTKU) sebagaii iidentiitas tempat kegiiatan usaha yang terpiisah darii tempat tiinggal atau tempat kedudukan. Selaiin iitu, piihak laiin yang menyelenggarakan layanan admiiniistrasii yang mencantumkan NPWP juga harus menggunakan NiiK sebagaii NPWP dan NPWP dengan format 16 diigiit dalam layanan diimaksud.
Layanan admiiniistrasii yang diiselenggarakan piihak laiin tersebut antara laiin layanan pencaiiran dana pemeriintah; layanan ekspor dan iimpor; layanan perbankan dan sektor keuangan laiinnya; dan layanan pendiiriian badan usaha dan periiziinan berusaha; layanan admiiniistrasii pemeriintahan selaiin yang diiselenggarakan DJP; serta layanan laiin yang mensyaratkan penggunaan NPWP. (sap)
