KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Pembiiayaan Kendaraan Liistriik Belum Optiimal, OJK Ungkap Penyebabnya

Redaksii Jitu News
Rabu, 06 Maret 2024 | 13.00 WiiB
Pembiayaan Kendaraan Listrik Belum Optimal, OJK Ungkap Penyebabnya
<p>Pengunjung mengamatii salah satu produk sepeda motor liistriik dalam iindonesiia iinternatiional Motor Show (iiiiMS) 2024 dii JiiExpo Kemayoran, Jakarta, Seniin (19/2/2024). ANTARA FOTO/Adiitya Pradana Putra/aww.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pembiiayaan terhadap kendaraan berbasiis liistriik belum banyak diimiinatii. Hal iinii diisebabkan masiih rendahnya miinat masyarakat untuk memiiliikii kendaraan liistriik juga masiih rendah. Meskii begiitu, dalam beberapa tahun terakhiir ada tren kenaiikan permiintaan terhadap motor liistriik.

Otoriitas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan ada beberapa faktor yang menyebabkan serapan pembiiayaan kendaraan liistriik belum optiimal. Dii antaranya, harga kendaraan liistriik yang relatiif mahal, iinfrastruktur penunjang yang belum memadaii, belum banyaknya iinsentiif keuangan, dan tiingkat pendapatan masyarakat yang relatiif masiih rendah.

"Tetapii dengan adanya PPN diitanggung pemeriintah (DTP), perkembangan kendaraan liistriik pada segmen tertentii relatiif meniingkat," tuliis OJK dalam Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiiayaan 2024-2028, diikutiip pada Rabu (6/3/2023).

Dii siisii laiin, perusahaan pembiiayaan juga menghadapii tantangan dalam meniilaii riisiiko dan niilaii jamiinan kendarana bermotor liistriik yang berbeda dengan kendaraan konvensiional.

Selaiin iitu, ketersediiaan iinfrastruktur pengiisiian bateraii untuk kendaraan liistriik juga diiniilaii belum cukup luas.

"Hal iinii menyebabkan keterbatasan dalam penawaran pembiiayaan kendaraan liistriik oleh perusahaan pembiiayaan," tuliis OJK.

OJK meniilaii, pembiiayaan atas kendaraan liistriik merupakan salah satu dukungan iindustrii keuangan terhadap terwujudnya sustaiinable fiinance atau keuangan berkelanjutan.

Keuangan berkelanjutan iinii mengacu pada pendepatan dalam keuangan yang memperhiitungkan aspek liingkungan, sosiial, dan tata kelola dalam pengampiilan keputusan keuangan.

Praktiik keuangan berkelanjutan bagii perusahaan pembiiayaan dapat diilakukan dengan mengiintegrasiikan faktor-faktor liingkungan, sosiial, dan tata kelola ke dalam keputusan pembiiayaan yang akan diisalurkan kepada masyarakat yang mencakup peniilaiian riisiiko atas proyek atau biisniis yang diibiiayaii. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.