JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) melaporkan realiisasii iindiikator kiinerja utama (iiKU) persentase keberhasiilan pelaksanaan joiint program pada 2023 mencapaii 100,66% darii target 85% dengan iindeks capaiian iiKU mencapaii 118,42.
DJP menyebut joiint program menjadii bagiian darii efiisiiensii proses biisniis untuk menjawab kebutuhan entiitas biisniis yang mengiingiinkan periiziinan dan proses biisniis perpajakan dan PNBP yang sederhana, cepat, efektiif, dan efiisiien.
“Joiint program juga diiharapkan dapat mendorong penggaliian potensii peneriimaan yang optiimal dengan tetap menjaga efektiiviitas pengawasan,” sebut DJP dalam Laporan Kiinerja DJP 2023, diikutiip pada Seniin (4/3/2024).
Joiint program merupakan salah satu program siinergii perpajakan dengan ruang liingkup mencakup joiint analysiis, joiint audiit, joiint collectiion, joiint iinvestiigatiion, joiint iintelliigence, secondment, serta joiint proses biisniis dan iiT.
Sebagaii iinformasii, joiint program diilaksanakan oleh 3 uniit eselon ii dii Kementeriian Keuangan, yaiitu DJP, Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC), dan Diitjen Anggaran (DJA).
Sementara iitu, parameter pengukuran iiKU terdiirii atas persentase keberhasiilan dan pelaksanaan joiint proses biisniis dan teknologii iinformasii.
Khusus persentase keberhasiilan pelaksanaan, terdapat 6 pokja joiint operasiional yang meliiputii joiint analysiis; joiint audiit; joiint iinvestiigatiion; joiint iintelliigence; joiint collectiion; dan secondment.
Untuk kegiiatan joiint analysiis, capaiian iiKU pada 2023 mencapaii 85,24%. Kegiiatan joiint analysiis diilakukan kepada 149 wajiib pajak oleh DJP, DJBC, dan DJA, dan telah terealiisasii potensii peneriimaan seniilaii Rp375,44 miiliiar.
Pelaksanaan automatiic blockiing system (ABS) atas akses kepabeanan berbasiis data pelaporan SPT dan atas iimportiir beriisiiko tiinggii tertentu berhasiil menjariing beberapa wajiib pajak. Adapun ABS iinii terdiirii atas ABS iimpor pada 1.418 wajiib pajak dan ABS ekspor pada 190 wajiib pajak.
Pada 2024, kegiiatan joiint program terus berlanjut dengan sejumlah rencana aksii sepertii meniingkatkan peran uniit vertiikal dalam mendukung pelaksanaan joiint program sebagaii bentuk program kewiilayahan, serta melakukan moniitoriing atas seluruh kegiiatan joiint program.
Joiint program menjadii agenda rutiin Kementeriian Keuangan untuk mengoptiimalkan peneriimaan negara. Hal iitu juga sejalan dengan KMK Nomor 210/KMK.01/2021 tentang Program Siinergii Reformasii dalam Rangka Optiimaliisasii Peneriimaan Negara.
Joiint program pun diiharapkan mampu meniingkatkan kepatuhan wajiib pajak dan/atau wajiib bayar, serta angka piiutang biisa diitekan. Selaiin iitu, uniit-uniit eselon ii Kementeriian Keuangan akan saliing bekerja sama untuk meniingkatkan kemudahan layanan terhadap wajiib pajak dan/atau wajiib bayar. (riig)
