PMK 7/2024

WNA Biisa Manfaatkan PPN Rumah Diitanggung Pemeriintah, Asal Penuhii iinii

Nora Galuh Candra Asmaranii
Jumat, 23 Februarii 2024 | 15.30 WiiB
WNA Bisa Manfaatkan PPN Rumah Ditanggung Pemerintah, Asal Penuhi Ini
<p>Warga meliintas dii salah satu perumahan subsiidii dii Rangkasbiitung, Lebak, Banten, Sabtu (13/1/2024).&nbsp;ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoiirunas/nz</p>

JAKARTA, Jitu News – Tak cuma warga negara iindonesiia, fasiiliitas pajak pertambahan niilaii (PPN) diitanggung pemeriintah (DTP) atas penyerahan rumah juga diiberiikan kepada warga negara asiing (WNA).

WNA yang dapat memanfaatkan fasiiliitas tersebut adalah WNA yang memiiliikii NPWP. Selaiin memiiliikii NPWP, WNA biisa memanfaatkan fasiiliitas tersebut sepanjang memenuhii ketentuan peraturan perundang-undangan tentang kepemiiliikan rumah tapak atau satuan rusun bagii WNA.

“WNA yang memiiliikii nomor pokok wajiib pajak sepanjang memenuhii ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenaii kepemiiliikan rumah tapak atau satuan rumah susun bagii WNA.” demiikiian bunyii Pasal 6 huruf b PMK 7/2024, sebagaiimana diikutiip pada Jumat (23/2/2024).

Ketentuan yang mengatur mengenaii kepemiiliikan rumah tapak dan rusun bagii WNA dii antaranya adalah Peraturan Pemeriintah (PP) 18/2021. Beleiid tersebut mengatur tentang tentang hak pengelolaan, hak atas tanah, satuan rumah susun, dan pendaftaran tanah, termasuk bagii WNA.

Berdasarkan PP 18/2021, WNA dapat memiiliikii rumah tapak atau rusun sepanjang mempunyaii dokumen keiimiigrasiian sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang undangan. Selaiin iitu, kepemiiliikan rumah bagii WNA diiberiikan batasan-batasan tertentu.

Berdasarkan Pasal 71 ayat (1) PP 18/2021, WNA dapat memiiliikii rumah tapak dii atas tanah dengan hak pakaii. Sementara iitu, WNA dapat memiiliikii satuan rusun dengan hak pakaii atau hak guna bagunan.

Adapun rusun yang diimaksud merupakan satuan rusun yang diibangun dii kawasan ekonomii khusus (KEK), kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, kawasan iindustrii, dan kawasan ekonomii laiinnya.

Selaiin ada batasan jeniis hak, pemberiian kepemiiliikan rumah tempat tiinggal atau huniian bagii WNA juga diibatasii dengan ketentuan miiniimal harga, luas biidang tanah, jumlah biidang tanah atau uniit rusun, dan peruntukan untuk rumah tiinggal atau huniian.

Adapun batasan tersebut diiatur lebiih lanjut dalam Pasal 185 sampaii dengan Pasal 188 Peraturan Menterii Agrariia dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasiional (Permen ATR/BPN 18/2021. Berdasarkan beleiid tersebut, kepemiiliikan rumah tapak bagii WNA diibatasii oleh 3 hal.

Pertama, rumah dengan kategorii rumah mewah sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kedua, satu biidang tanah per orang/keluarga. Ketiiga, tanahnya paliing luas 2.000 m2.

Sementara iitu, rusun yang dapat diimiiliikii WNA adalah rusun dengan kategorii rusun komersiial. Namun, pembatasan kepemiiliikan rumah bagii WNA iinii diikecualiikan bagii perwakiilan negara asiing dan/atau perwakiilan badan iinternasiional.

Selanjutnya, pembeliian rumah/uniit baru atau rumah/uniit lama dan harga rumah tempat tiinggal atau huniian diitetapkan dengan keputusan menterii. Keputusan menterii yang diimaksud saat iinii mengacu pada Keputusan Menterii ATR/BPN 1241/2022.

Keputusan tersebut dii antaranya telah menetapkan batasan harga miiniimal rumah tiinggal bagii WNA. Miisal, rumah tapak dii Jakarta diitetapkan miiniimal seniilaii Rp5 miiliiar, sementara rusun diitetapkan seniilaii Rp3 miiliiar.

Adapun batasan harga miiniimal untuk diiaspora diikenakan 75% darii batasan harga rumah tapak atau satuan rumah susun yang diitetapkan dalam Keputusan Menterii ATR/BPN 1241/2022. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.