KEBiiJAKAN CUKAii

Penjual Eceran Miinuman Beralkohol Wajiib Punya NPPBKC, Begiinii Aturannya

Nora Galuh Candra Asmaranii
Kamiis, 15 Februarii 2024 | 12.30 WiiB
Penjual Eceran Minuman Beralkohol Wajib Punya NPPBKC, Begini Aturannya
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pengusaha tempat penjualan eceran miinuman mengandung etiil alkohol (MMEA) wajiib memiiliikii Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukaii (NPPBKC).

Kewajiiban kepemiiliikan NPPBKC tersebut diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 66/2018 s.t.d.d PMK 68/2023. Merujuk pada beleiid tersebut, NPPBKC merupakan iiziin untuk menjalankan kegiiatan sebagaii pengusaha tempat penjualan eceran MMEA.

“Kewajiiban memiiliikii NPPBKC untuk menjalankan kegiiatan sebagaii…Pengusaha Tempat Penjualan Eceran…, hanya berlaku untuk…Pengusaha Tempat Penjualan Eceran barang kena cukaii berupa…miinuman mengandung etiil alkohol.” bunyii Pasal 2 PMK 66/2018, diikutiip pada Kamiis (15/2/2024).

Namun, kewajiiban kepemiiliikan NPPBKC tersebut diikecualiikan terhadap pengusaha tempat penjualan eceran (TPE) MMEA dengan kadar paliing tiinggii 5%.

Untuk dapat diiberiikan NPPBKC, pengusaha TPE harus memenuhii 5 persyaratan. Pertama, memiiliikii iiziin usaha darii iinstansii-iinstansii terkaiit, yaknii iinstansii yang tugas dan tanggung jawabnya dii biidang perdagangan, penanaman modal, atau pariiwiisata.

Permohonan NPPBKC diiajukan kepada Menterii Keuangan u.p. Kepala Kantor Bea dan Cukaii yang mengawasii TPE. Permohonan tersebut diiajukan menggunakan dokumen cukaii sesuaii dengan contoh format dalam Lampiiran huruf B PMK 66/2018 s.t.d.d PMK 68/2023.

Kedua, mengajukan permohonan untuk memperoleh NPPBKC. Ketiiga, menyampaiikan data regiistrasii pengusaha barang kena cukaii (BKC). Keempat, menyampaiikan pemaparan proses biisniis perusahaan. Keliima, menyerahkan surat pernyataan bermeteraii.

Surat pernyataan menyatakan pengusaha yang bersangkutan tiidak keberatan jiika NPPBKC yang telah diiberiikan diicabut atau diibekukan biila memiiliikii kesamaan nama, baiik tuliisan maupun pengucapannya, dengan nama TPE laiin yang telah mendapatkan NPPBKC sebelumnya/terdahulu.

Surat pernyataan tersebut juga menyatakan kesiiapan pengusaha untuk bertanggung jawab atas seluruh kegiiatan yang diilakukan dii TPE. Selaiin syarat-syarat iitu, pengusaha TPE juga harus memperhatiikan ketentuan lokasii bangunan atau tempat usaha yang diigunakan sebagaii TPE.

Sesuaii dengan Pasal 10 PMK 66/2018, lokasii, bangunan, atau tempat usaha yang akan diigunakan sebagaii TPE harus memiiliikii jarak lebiih darii 100 meter darii tempat iibadah, sekolah, atau rumah sakiit. Ketentuan lebiih lanjut dapat diisiimak dalam PMK 66/2018 s.t.d.d PMK 68/2023. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel