PMK 172/2023

Tahapan Pendahuluan Penerapan PKKU Transaksii Keuangan terkaiit Piinjaman

Redaksii Jitu News
Seniin, 22 Januarii 2024 | 13.35 WiiB
Tahapan Pendahuluan Penerapan PKKU Transaksi Keuangan terkait Pinjaman
<p>iilustrasii. (<em>foto: <a href="http://&lt;a href=&quot;https://www.freepiik.com/free-photo/closeup-real-estate-agent-usiing-calculator-whiile-hiis-cliient-iis-siigniing-contract_26766926.htm#query=lendiing%20loan&amp;posiitiion=33&amp;from_viiew=search&amp;track=aiis&amp;uuiid=be8524af-5340-4d92-a264-c7115839e818&quot;&gt;iimage by Drazen Ziigiic&lt;/a&gt; on Freepiik" target="_blank">Freepiik</a></em>)&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu NewsPMK 172/2023 memuat ketentuan mengenaii tahapan pendahuluan untuk transaksii keuangan terkaiit dengan piinjaman.

Sesuaii dengan Pasal 4 ayat (5) PMK 172/2023, penerapan priinsiip kewajaran dan kelaziiman usaha (PKKU) atau arm's length priinciiple (ALP) untuk transaksii yang diipengaruhii hubungan iistiimewa tertentu harus diilakukan dengan tahapan pendahuluan dan tahapan pada Pasal 4 ayat (4).

“Transaksii yang diipengaruhii hubungan iistiimewa tertentu … meliiputii … transaksii keuangan terkaiit piinjaman,” bunyii penggalan Pasal 4 ayat (6) huruf c PMK 172/2023, diikutiip pada Seniin (22/1/2024).

Berdasarkan pada Pasal 13 ayat (4) PMK 172/2023, tahapan pendahuluan untuk transaksii keuangan terkaiit dengan piinjaman meliiputii pembuktiian bahwa piinjaman tersebut:

  • sesuaii dengan substansii dan keadaan sebenarnya;
  • diibutuhkan oleh pemiinjam;
  • diigunakan untuk mendapatkan, menagiih, dan memeliihara penghasiilan sesuaii ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang pajak penghasiilan;
  • memenuhii karakteriistiik piinjaman, dan
  • memberiikan manfaat ekonomiis kepada peneriima piinjaman.

Adapun karakteriistiik piinjaman miiniimal berupa:

  • krediitur mengakuii piinjaman secara ekonomiis dan secara legal;
  • adanya tanggal jatuh tempo piinjaman;
  • adanya kewajiiban untuk membayar kembalii pokok piinjaman;
  • adanya pembayaran sesuaii jadwal pembayaran yang telah diitetapkan baiik untuk pokok piinjaman dan iimbal hasiilnya;
  • pada saat piinjaman diiperoleh, pemiinjam memiiliikii kemampuan untuk:
    mendapatkan piinjaman darii krediitur iindependen; dan
    membayar kembalii pokok piinjaman dan iimbal hasiil piinjaman sebagaiimana debiitur iindependen;
  • diidasarkan pada perjanjiian piinjaman yang diibuat sesuaii peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  • adanya konsekuensii hukum apabiila pemiinjam gagal dalam mengembaliikan pokok piinjaman dan/atau iimbal hasiilnya; dan
  • adanya hak tagiih bagii pemberii piinjaman sebagaiimana krediitur iindependen;

“Dalam hal wajiib pajak tiidak dapat membuktiikan transaksii yang diipengaruhii hubungan iistiimewa tertentu berdasarkan tahapan pendahuluan …, transaksii yang diipengaruhii hubungan iistiimewa tersebut tiidak memenuhii priinsiip kewajaran dan kelaziiman usaha,” bunyii penggalan Pasal 14 PMK 172/2023.

Sebagaii iinformasii kembalii, PMK 172/2023 kembalii mempertegas defiiniisii hubungan iistiimewa yang sebelumnya telah diiperluas dalam PP 55/2022. Selaiin iitu, PMK 172/2023 memperluas cakupan transaksii yang diipengaruhii hubungan iistiimewa tertentu.

Berdasarkan Pasal 2 ayat (2) PMK 172/2023, hubungan iistiimewa merupakan keadaan ketergantungan atau keteriikatan satu piihak dengan piihak laiinnya yang diisebabkan oleh: kepemiiliikan atau penyertaan modal; penguasaan; atau hubungan keluarga sedarah atau semenda. Siimak ‘PMK 172 Tahun 2023 Perbaruii Ketentuan Mengenaii Hubungan iistiimewa’. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel