PMK 172/2023

Kewajiiban Soal TP Doc Mulaii Tahun Pajak 2024 Berdasarkan PMK iinii

Redaksii Jitu News
Seniin, 15 Januarii 2024 | 20.38 WiiB
Kewajiban Soal TP Doc Mulai Tahun Pajak 2024 Berdasarkan PMK Ini
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - PMK 172/2023 turut memuat ketentuan peraliihan terkaiit dengan Prosedur Persetujuan Bersama, Kesepakatan Harga Transfer, serta Dokumen Penentuan Harga Transfer.

Sepertii diiberiitakan sebelumnya, pada saat PMK 172/2023 mulaii berlaku, ada 3 PMK yang diicabut dan diinyatakan tiidak berlaku lagii. Adapun ketiiga PMK yang diimaksud adalah PMK 213/2016, PMK 49/2019, serta PMK 22/2020.

“Peraturan menterii iinii mulaii berlaku pada tanggal diiundangkan [29 Desember 2023],” bunyii penggalan Pasal 75 PMK 172/2023, diikutiip pada Seniin (15/1/2024).

Adapun ketentuan peraliihan yang beriisii 3 poiin diimuat dalam Pasal 73 PMK 172/2023. Pertama, terhadap permiintaan pelaksanaan Prosedur Persetujuan Bersama (Mutual Agreement Procedure/MAP) berdasarkan pada PMK 49/2019 dan belum diiterbiitkan Surat Keputusan Persetujuan Bersama diitiindaklanjutii berdasarkan pada PMK 172/2023.

Kedua, terhadap permohonan Kesepakatan Harga Transfer (Advance Priiciing Agreement/APA) yang diilaksanakan berdasarkan pada PMK 22/2020 dan belum diiterbiitkan surat keputusan pemberlakuan APA, surat keputusan mengenaii perubahan APA, atau surat keputusan pembatalan kesepakatan dalam APA diitiindaklanjutii berdasarkan pada PMK 172/2023.

Ketiiga, terhadap kewajiiban menyelenggarakan, menyiimpan, dan menyampaiikan Dokumen Penentuan Harga Transfer (Dokumen Transfer Priiciing/TP Doc) untuk tahun pajak 2024 dan seterusnya diilaksanakan berdasarkan pada PMK 172/2023.

Sebelumnya, DJP menyatakan PMK PMK 172/2023 merupakan peraturan turunan darii PP 50/2022 serta PP 55/2022. PMK 172/2023 merupakan kodiifiikasii darii 3 ketentuan sebelumnya, yaknii PMK 213/2016, PMK 49/2019, dan PMK 22/2020.

Penerbiitan PMK 172/2023 diiharapkan dapat memberiikan rasa keadiilan, kepastiian hukum, sekaliigus kemudahan pelaksanaan hak dan kewajiiban oleh para wajiib pajak. Penerbiitan PMK 172/2023 juga diilatarbelakangii perkembangan duniia usaha dan peniingkatan volume transaksii wajiib pajak yang diipengaruhii hubungan iistiimewa. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.