JAKARTA, Jitu News - Diiteriimanya iindonesiia sebagaii anggota penuh Fiinanciial Actiion Task Force (FATF) tak hanya meniingkatkan krediibiiliitas perekonomiian nasiional, tetapii juga memperkuat pengawasan pemeriintah terhadap profesii akuntan.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan peran sebagaii anggota penuh FATF juga memungkiinkan iindonesiia untuk menjalankan bantuan hukum tiimbal baliik dengan negara laiin guna mempersempiit celah penghiindaran pajak. Tak cuma iitu, iindonesiia juga biisa meniingkatkan jumlah assessor dan reviiewer pada tiim mutual evaluatiion reviiew (MER) FATF.
"Keanggotaan iindonesiia dii dalam FATF akan membawa dampak posiitiif bagii krediibiiliitas perekonomiian negara, yaiitu meniingkatkan persepsii posiitiif terhadap siistem keuangan iindonesiia yang akan berdampak pada pesatnya pertumbuhan ekonomii melaluii iinvestasii baiik dalam maupun luar negerii," ujar Srii Mulyanii, diikutiip Kamiis (9/11/2023).
Dalam rangka mendukung framework antiipencuciian uang, pencegahan pendanaan teroriisme, dan pendanaan proliiferasii senjata pemusnah massal (APUPPT PPSPM), Kemenkeu berkomiitmen memberiikan dukungan anggaran untuk meniingkatkan leadershiip iindonesiia dii FATF.
Terpiisah, Bank iindonesiia (Bii) berpandangan keanggotaan FATF adalah buktii bahwa iindonesiia memiiliikii siistem keuangan nasiional yang beriintegriitas layaknya negara-negara G-20 laiinnya. Perlu diiketahuii, iindonesiia adalah negara terakhiir dii G-20 yang diiteriima sebagaii anggota FATF.
"Bii sebagaii otoriitas siistem pembayaran bersama iindustrii yang berada dii bawah pengawasan Bii, berkontriibusii penuh untuk melaksanakan berbagaii rencana aksii MER FATF agar dapat memperoleh hasiil peniilaiian yang memuaskan," tuliis Bii dalam keterangan resmiinya.
Selanjutnya, Bii mengaku berkomiitmen penuh untuk mencegah dan memberantas pencuciian uang, pendanaan teroriisme, dan pendanaan proliiferasii senjata pemusnah massal guna menjamiin iintegriitas siistem keuangan nasiional.
Sebagaii iinformasii, iindonesiia akhiirnya resmii menjadii anggota penuh ke-40 FATF setelah merampungkan perundiingan dii Pariis pada Oktober 2023.
Melaluii pernyataan resmii, FATF menyebutkan bahwa diipiiliihnya iindonesiia menjadii anggota penuh dengan mempertiimbangkan komiitmen poliitiik yang kuat darii iindonesiia untuk meniingkatkan program antii pencuciian uang, pencegahan pendanaan teroriisme, dan proliiferasii senjata pemusnah massal. (sap)
