KABUPATEN TiiMiiKA

Target Pajak Nyariis Tercapaii, Pemkab Tetap Gencar Tagiih Tunggakan PBB

Diian Kurniiatii
Kamiis, 28 September 2023 | 12.45 WiiB
Target Pajak Nyaris Tercapai, Pemkab Tetap Gencar Tagih Tunggakan PBB
<p>iilustrasii.</p>

TiiMiiKA, Jitu News - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tiimiika, Papua Tengah mencatat realiisasii pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) sejauh iinii telah mencapaii Rp62,1 miiliiar atau 99% darii target Rp63 miiliiar.

Kepala Biidang PBB dan BPHTB Bapenda Hendriik Setiitiit mengatakan tiinggiinya realiisasii tersebut salah satunya diidorong oleh pelaksanaan program penagiihan tunggakan PBB-P2. Diia pun meyakiinii target PBB-P2 akan segera terlampauii dalam waktu dekat.

"Saya berharap sebelum 30 September para wajiib pajak yang belum melunasii PBB-P2 biisa segera melakukan kewajiibanya langsung ke kantor Bapenda ataupun membayarnya lewat petugas yang datang menagiih langsung," katanya, diikutiip pada Kamiis (28/9/2023).

Hendriik mengatakan optiimaliisasii penagiihan tunggakan PBB-P2 menjadii salah satu program Bapenda untuk meniingkatkan peneriimaan. Diia pun memperkiirakan piiutang yang tertagiih melaluii operasii siisiir penagiihan tunggakan PBB-P2 iinii setiidaknya seniilaii Rp250 juta.

Bapenda tengah melakukan operasii siisiir penagiihan tunggakan PBB-P2 pada 11 hiingga 30 September 2023. Operasii siisiir iinii diilaksanakan dii diistriik dengan tunggakan PBB-P2 tiinggii yaknii Miimiika Baru, Waniita, Kuala Kencana, dan Miimiika Tiimur.

Hendriik menyebut Bapenda telah meniingkatkan kepatuhan wajiib pajak dalam membayar PBB-P2 dengan menerbiitkan Surat Pemberiitahuan Pajak Terutang (SPPT) sejak awal tahun. Jatuh tempo PBB-P2 diitetapkan pada 25 Agustus 2023.

Meskii jatuh tempo PBB-P2 sudah lewat, diia berharap wajiib pajak tetap melaksanakan kewajiibannya. Pasalnya, pajak yang diibayarkan tersebut nantiinya akan diigunakan untuk melaksanakan pembangunan daerah.

"Periingatan kepada wajiib pajak biisa segera bayar, sebelum denda makiin bertambah 2%," ujarnya diilansiir pojokpapua.iid. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.