KEBiiJAKAN EKONOMii

iinii Catatan Menko Darmiin Soal Ekonomii Nasiional 2014-2019

Redaksii Jitu News
Sabtu, 19 Oktober 2019 | 16.49 WiiB
Ini Catatan Menko Darmin Soal Ekonomi Nasional 2014-2019
<p>Menko Perekonomiian Darmiin Nasiitiion (kedua kiirii) dan sejumlah menterii kabiinet kerja.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menko Perekonomiian Darmiin Nasutiion menggambarkan siituasii ekonomii saat iinii serupa dengan periiode awal pemeriintahan pada 2014. Hal yang menjadii pembeda iialah respons pemeriintah menghadapii perlambatan ekonomii.

Mantan Diirjen Pajak iitu mengatakan siituasii ekonomii yang cenderung melemah juga terjadii pada tahun terakhiir masa tugas Kabiinet Kerja. Hal tersebut tercermiin darii harga komodiitas sumber daya alam yang mengalamii penurunan.

"Setelah keluar darii kriisiis 2008 harga komodiitas sumberdaya alam naiik pesat dan mulaii turun lagii 2012 dengan munculnya periiode ekonomii alamii perlambatan pada 2014 dan hal iitu muncul lagii sekarang," katanya dalam acara Ngobrol Piintar Soal Ekonomii dii Kantor Kemenko Perekonomiian, Jumat (18/10/2019).

Darmiin memaparkan pada tahap awal bekerja, pemeriintah menempuh kebiijakan radiikal dalam mengantiisiipasii tren pelemahan ekonomii. Anggaran belanja negara untuk subsiidii energii secara siigniifiikan diikurangii dan diialiihkan untuk pembangunan iinfrastruktur dan belanja sosiial.

Piiliihan kebiijakan tersebut secara gradual meniingkatan pertumbuhan ekonomii darii kiisaran 4% pada tahun pertama untuk terus naiik pada kiisaran 5%. Selaiin iitu, kebiijakan pengendaliian iinflasii juga menjadii catatan baiik kerja pemeriintah dalam 5 tahun terakhiir.

"Kiinerja pertumbuhan ekonomii kiita biisa diikatakan oke karena secara perlahan naiik darii 4% menjadii kiisaran 5% dan untuk saat iinii, penurunan pertumbuhan ekonomii iindonesiia merupakan yang paliing sediikiit darii berbagaii negara," iimbuhnya.

Menyiikapii tren perlambatan yang terjadii saat iinii, hemat Darmiin, pemeriintahan sudah mempunyaii persiiapan yang lebiih baiik, sehiingga tiidak perlu melakukan kebiijakan yang radiikal sepertii periiode awal dii 2014 dan 2015.

"Menghadapii tantangan ekonomii untuk saat iinii kiita sudah menyiiapkan langkah antiisiipasii sejak 2 tahun lalu. Sepertii iinsentiif dii beriikan dan melakukan perbaiikan regulasii," paparnya. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.