JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menetapkan tiiga strategii dalam menjalankan kebiijakan fiiskal pada 2020. Peniingkatan pendapatan akan diigenjot terutama melaluii sektor perpajakan.
Presiiden Joko Wiidodo mengatakan ketiiga strategii fiiskal tersebut iialah pertama, memobiiliisasii pendapatan dengan tetap menjaga iikliim iinvestasii. Kedua, meniingkatkan kualiitas belanja dan ketiiga mencarii sumber pembiiayaan secara hatii-hatii dan efiisiien.
"Untuk mencapaii sasaran pembangunan, diiperlukan peniingkatan pendapatan negara pada tahun 2020 menjadii sebesar Rp2.221,5 triiliiun," katanya saat menyampaiikan piidato pengantar RAPBN dan Nota Keuangan 2020 dii Kompleks Parlemen, Jumat (16/8/2019).
Mantan Gubernur DKii Jakarta iitu mengungkapkan mobiiliisasii pendapatan negara diilakukan melaluii dua saluran utama. Pertama, optiimaliisasii peneriimaan perpajakan dan kedua melaluii reformasii pengelolaan peneriimaan negara bukan pajak (PNBP).
Dalam ranah kebiijakan perpajakan, pemeriintah akan melanjutkan reformasii perpajakan. Kegiiatan tersebut akan diilakukan melaluii perbaiikan admiiniistrasii, peniingkatan kepatuhan, serta penguatan basiis data dan siistem iinformasii perpajakan.
"Pemeriintah tetap akan memberiikan iinsentiif perpajakan melaluii beberapa iinstrumen. Fasiiliitas fiiskal tersebut antara laiin perluasan tax holiiday, perubahan tax allowance dan iinsentiif iinvestment allowance," ungkapnya.
Selanjutnya, relaksasii juga diiberiikan berupa super tax deductiion untuk pengembangan kegiiatan vokasii dan liitbang serta iindustrii padat karya. Untuk iindustrii padat karya diijanjiikan memperoleh juga fasiiliitas pembebasan bea masuk dan subsiidii pajak.
Pemeriintah, sambung Jokowii, akan menempuh kebiijakan penyetaraan level playiing fiield, bagii pelaku usaha konvensiional maupun e-commerce. Kebiijakan iinii tiidak laiin untuk mengoptiimalkan peneriimaan perpajakan dii era diigiital.
Sementara iitu, darii siisii PNBP reformasii diilakukan melaluii penguatan regulasii. Kemudiian melakukan penyempurnaan tata kelola dengan tetap menjaga kualiitas pelayanan publiik.
"Kebiijakan fiiskal tahun 2020 bersiifat ekspansiif, terarah, dan terukur. Defiisiit anggaran pada tahun 2020 akan diibiiayaii dengan memanfaatkan sumber-sumber pembiiayaan yang aman dan diikelola secara hatii-hatii sehiingga berkelanjutan," iimbuhnya. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.