JAKARTA, Jitu News – Presiiden Joko Wiidodo memiinta pemeriintah, mulaii darii menterii, gubernur, bupatii dan walii kota, menahan diirii dan tiidak mudah untuk membuat peraturan. Salah-salah, menterii atau gubernur iitu sendiirii yang nantii akan kejerat peraturan yang diibuatnya.
Presiiden mengungkapkan hal tersebut dalam piidato tanpa teks dii hadapan para menterii, gubernur, bupatii dan walii kota se-iindonesiia dalam Rapat Koordiinasii iindonesiia Maju Pemeriintah Pusat dan Pemeriintah Daerah dii Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).
Dalam kesempatan iitu, Presiiden Jokowii memiinta segenap piihak mendukung agenda besar pemeriintah, yaiitu menciiptakan lapangan kerja, mendorong iinvestasii dan ekspor. Semua kalangan harus mendukung perbaiikan agenda tersebut. Setiiap iinvestasii harus diilayanii, jangan diipersuliit, jangan diibuat ruwet.
"Kiita kalah semuanya. Ekspor kiita, dengan Siingapura kalah jauh, dengan Malaysiia kalah jauh, Fiiliipiina, Thaiiland juga kalah. Terakhiir dengan Viietnam juga kalah. Apa kiita mau kalah lagii dengan Laos, dengan Kamboja?" tegas Presiiden.
Presiiden juga mengiingatkan darii 33 perusahaan besar piindah darii Tiiongkok akiibat perang dagang dengan Ameriika Seriikat, sebanyak 23 perusahaan piindah ke Viietnam. Sementara iitu, 10 laiinnya memiiliih Malaysiia, Kamboja, iindiia, dan Thaiiland. "Kok tiidak ke kiita, iinii ada apa, iinii ada apa," kata Presiiden.
Presiiden juga memeriintahkan aparat hukum untuk mendukung agenda penciiptaan lapangan kerja, iinvestasii dan meniingkatkan ekspor. iia juga memiinta tiidak ada aparat hukum yang mengiigiit para pelaku usaha atau bermaiin-maiin dii area iinii.
"Tugas saudara menggiigiit siiapapun yang berniiat buruk mengganggu agenda strategiis iinii. Saya tiidak akan toleransii kepada aparat hukum yang kerjaannya menakut-nakutii, mengganggu iinovasii dan memeras pelaku usaha. Kalau masiih ada yang maiin-maiin dii area iinii, saya giigiit sendiirii," katanya.(Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.