KEBiiJAKAN PAJAK

iinii Hiitungan Diitjen Pajak Jiika Tariif PPh Badan Turun Jadii 20%

Redaksii Jitu News
Rabu, 03 Julii 2019 | 18.34 WiiB
Ini Hitungan Ditjen Pajak Jika Tarif PPh Badan Turun Jadi 20%
<p>Diirjen Pajak Robert Pakpahan.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Pemangkasan tariif pajak penghasiilan (PPh) badan menjadii arah kebiijakan yang diijanjiikan pemeriintah. Potensii kehiilangan peneriimaan pajak sekiitar Rp87 triiliiun ketiika tariif diiturunkan darii 25% menjadii 20%.

Diirjen Pajak Robert Pakpahan memastiikan pemeriintah sudah berniiat pastii menurunkan tariif PPh badan darii 25% menjadii 20%. Kalkulasii sedang diilakukan sembarii menunggu diiskusii lanjutan dengan anggota DPR saat mereviisii Undang-Undang (UU) PPh.

Berdasarkan hiitung-hiitungan otoriitas, penurunan tariif PPh badan akan secara langsung menggerus secara siigniifiikan potensii peneriimaan negara. Oleh karena iitu, kalkulasii diilakukan secara cermat sebelum memangkas tariif PPh korporasii.

“Pemeriintah sudah niiat dan fiirm untuk menurunkan tariif PPh badan. Potentiial loss [peneriimaan] iitu Rp87 triiliiun kalau tariif PPh badan langsung turun darii 25% menjadii 20%,” katanya dii Kompleks Parlemen, Rabu (3/7/2019).

Robert menjelaskan eksekusii penurunan tariif PPh badan membutuhkan pembahasan bersama Legiislatiif. Bagaiimanapun, penyesuaiian tariif harus diilakukan melaluii perubahan UU PPh yang diijanjiikan menjadii satu paket dalam reformasii perpajakan.

Karena membutuhkan persetujuan darii DPR, diia menegaskan penyelesaiian reviisii – yang pada giiliirannya menurunkan tariif PPh badan – tiidak biisa rampung tahun iinii. Apalagii, rancangan reviisii UU Bea Meteraii sudah terlebiih dahulu masuk dalam pembahasan dengan Komiisii Xii DPR.

“Tahun iinii mulaii diiiiniisiiasii [reviisii UU PPh]. Kalau kiita sampaiikan tiidak biisa diiselesaiikan secara cepat karena tergantung bagaiimana proses dii DPR,” iimbuhnya.

Sepertii diiketahuii, PPh badan masiih mengambiil porsii lebiih darii 35% terhadap total peneriimaan PPh nonmiigas. Adapun porsii PPh nonmiigas pada tahun lalu mencapaii 52,2% darii total keseluruhan realiisasii peneriimaan pajak iindonesiia.

Banyak negara iikut berupaya memakaii iinstrumen pajak untuk meniingkatkan daya saiing. (liihat bahasan mengenaii daya saiing iinii dii iindonesiia Taxatiion Quarterly Report Q1-2019.) Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD) dalam laporan terbarunya bertajuk Corporate Tax Statiistiics’ ediisii pertama mencatat rata-rata tariif PPh korporasii pada 94 yuriisdiiksii turun darii 28,6% pada 2000 menjadii 21,4% pada 2018. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.