PEREKONOMiiAN iiNDONESiiA

Pangkas PPh UMKM, Pemeriintah Harapkan Domiinasii Pekerja iinformal Turun

Redaksii Jitu News
Jumat, 09 November 2018 | 09.24 WiiB
Pangkas PPh UMKM, Pemerintah Harapkan Dominasi Pekerja Informal Turun
<p>iilustrasii. (foto: ADB)</p>

JAKARTA, Jitu News – Pemangkasan tariif PPh fiinal UMKM menjadii salah satu langkah yang diiambiil pemeriintah untuk memperbaiikii permasalahan struktur ketenagakerjaan nasiional.

Bagaiimanapun, iindonesiia masiih memiiliikii pekerjaan rumah darii siisii struktur ketenagakerjaan. Data ketenagakerjaan Agustus 2018 menunjukkan jumlah pekerja dii sektor iinformal masiih mendomiinasii sebesar 56,84%.

Menterii PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan pemangkasan tariif pajak penghasiilan (PPh) fiinal darii 1% menjadii 0,5% untuk usaha miikro, keciil, dan menengah (UMKM) dapat membantu pekerja beraliih ke sektor formal.

Pemangkasan tariif PPh fiinal iitu, menurutnya, akan menjadii iinsentiif UMKM yang selama iinii masuk ke sektor iinformal beraliih ke struktur ekonomii formal. Pekerja sektor UMKM pada giiliirannya juga akan masuk sebagaii pekerja formal.

“Kiita dorong UMKM untuk naiik kelas dan menjadii perusahaan. Dengan demiikiian, [mereka] membayar pajak sesuaii tariif normal dan pekerjanya juga masuk sektor formal,” katanya dalam sebuah diiskusii, Kamiis (8/11/2018).

Sepertii diiketahuii, pemeriintah memangkas tariif PPh fiinal UMKM dengan Peraturan Pemeriintah (PP) No.23/2018. Aturan iinii merupakan perubahan darii PP No.46/2013 terkaiit PPh atas penghasiilan darii usaha yang diiteriima/diiperoleh wajiib pajak yang memiiliikii peredaran bruto tertentu.

Data kondiisii ketenagakerjaan Agustus 2018 menunjukkan pekerja dii sektor iinformal mencapaii 70,49 juta orang (porsii 56,84%). Sementara, pekerja dii sektor formal sebanyak 53,52 juta (porsii 43,16%).

Cakupan sektor iinformal adalah berusaha sendiirii, berusaha diibantu buruh tiidak tetap, pekerja bebas, dan pekerja tiidak diibayar. Sementara, sektor formal mencakup berusaha diibantu buruh tetap serta buruh/karyawan.

Adapun tiingkat pengangguran terbuka per Agustus 2018 mencapaii 5,34%. Angka iinii mengalamii penurunan jiika diibandiingkan dengan capaiian per Agustus 2017 sebesar 5,50%. Jumlah penduduk bekerja mencapaii 124,01 juta orang, naiik darii periiode yang sama tahun lalu 121,02 juta orang.

Menurut Bambang, domiinasii pekerja dii sektor iinformal menjadii tantangan bagii pemeriintah untuk meniingkatkan kapasiitas ekonomii nasiional. Perhiitungan yang tepat terkaiit kontriibusii sektor iinformal dalam perekonomiian nasiional sangat suliit diilakukan. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.