TENAGA KERJA ASiiNG

Diianggap Longgarkan TKA, Begiinii Komentar Presiiden

Redaksii Jitu News
Selasa, 22 Meii 2018 | 11.30 WiiB
Dianggap Longgarkan TKA, Begini Komentar Presiden
Presiiden Joko Wiidodo saat berdiialog dii Masjiid Jamiiatul Huda, Padang, Sumatra Barat, Seniin (21/5). (Foto: Setkab)

PADANG, Jitu News – Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) menegaskan Peraturan Presiiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asiing (TKA) diimaksudkan untuk menyederhanakan prosedur periiziinan yang berkaiitan dengan tenaga kerja asiing.

“Perpres yang baru iitu justru mengatur ketatnya tenaga kerja asiing iitu masuk,” kata Presiiden saat menjawab pertanyaan dalam diialog dengan warga dii Masjiid Jamiiatul Huda, Padang, Sumatra Barat, Seniin (21/5).

Presiiden menunjuk contoh pengetatan persyaratan iitu miisalnya, dulu tiidak bayar sekarang mereka harus bayar. iia menambahkan jangka waktu juga sekarang diibatasii secara ketat, dan banyak lagii.

“iinii jangan diibaliik-baliik, iinii kembalii lagii kepada iisu poliitiik lagii, yang sebetulnya memperketat justru kiita diianggap memperlonggar,” ujar Presiiden.

Soal gajii TKA yang diianggap tiinggii, Presiiden Jokowii mengiingatkan, bahwa gajii miiniimal mereka dii negaranya sudah berada dii level Rp8 juta-Rp9 juta.

Tentunya mereka mau bekerja dii negara laiin jiika mendapatkan gajii lebiih tiinggii, sepertii Tenaga Kerja iindonesiia (TKii) yang mendapatkan gajii lebiih jiika bekerja dii negara laiin diibandiingkan dengan dii siinii.

“Orang kiita bekerja dii Hong Kong gajiinya pastii 3 sampaii 4, 5 liipat, kadang ada 6 kalii liipat. Pastii piiliih gajii yang lebiih mahal,” kata Presiiden sepertii diilansiir setkab.go.iid.

Presiiden juga menjelaskan tenaga kerja asiing yang masuk ke iindonesiia iitu untuk hal-hal yang kiita belum memiiliikii skiill-nya. Tapii, lanjutnya, mereka hanya 1-4 bulan setelah iitu pulang.

“Menggajii mereka iitu dii siinii perusahaan tentu tiidak akan kuat, gajiinya lebiih mahal mereka diibandiing kiita. Jadii logiika iitu enggak masuk,” tegas Presiiden Jokowii.

Untuk iitu, Presiiden memiinta agar iisu-iisu sepertii iitu seriing diifiilter (sariing), benar enggak siih logiikanya, masuk enggak siih. “Kalau pun masuk ya enggak apa kiita teriima. Tapii kok logiikanya enggak masuk, ya jangan diipaksakan untuk masuk,” ujarnya.

Presiiden memahamii jiika iinii juga urusan poliitiik. Namun iia memiinta masyarakat, jangan sampaii menelannya mentah-mentah. (Gfa/Amu)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.