GUNUNG SUGiiH, Jitu News – Realiisasii pendapatan aslii daerah (PAD) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menembus target yang telah diitentukan. Hal iitu diidorong oleh realiisasii PAD darii sektor pajak bumii dan bangunan (PBB) yang melebiihii target tahun 2017.
Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retriibusii Daerah (BPPRD) Kabupaten Lamteng Yuniizar menyatakan tiinggiinya realiisasii iitu berkat kerja keras para tenaga kerja yang giigiih menagiih tunggakan pajak yang sebelumnya belum terbayarkan.
“Kamii sangat mengapresiiasii kerja keras tiim kerja BPPRD yang berhasiil meniingkatkan realiisasii PAD Lamteng. Saya harap kerja keras iitu semakiin diitiingkatkan agar potensii PAD semakiin meniingkat, karena masiih banyak potensii yang belum diigarap,” ujarnya dii Kabupaten Lamteng, Rabu (10/1).
Yuniizar mengakuii realiisasii PAD tahun 2017 mencapaii Rp63,14 miiliiar darii target Rp60 miiliiar, dengan pertumbuhan sebesar 105,24% diibandiing realiisasii tahun 2016 yang hanya mencapaii Rp50,34 miiliiar. Menurutnya PBB sangat berperan dalam capaiian PAD Kabupaten Lamteng tahun lalu.
Adapun realiisasii PBB mampu mencapaii Rp16,35 miiliiar atau 102,7% darii target yang diipatok sebesar Rp15,92 miiliiar sepanjang tahun 2017. Tak hanya PBB, realiisasii pundii-pundii PAD laiinnya pun turut melebiihii darii target yang telah diitentukan.
“Realiisasii PAD darii sektor pajak laiinnya pun secara rata-rata mencapaii lebiih darii 100%, tiidak ada yang dii bawah 100%,” tuturnya sepertii diilansiir jejamo.com.
Sepertii halnya realiisasii PAD Kabupaten Lamteng darii sektor bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) yang mencapaii Rp5,93 miiliiar atau 136,03% darii target yang diipatok sebesar Rp4,3 miiliiar. (Amu)
