PENERiiMAAN PAJAK

Srii Mulyanii Sebut Setoran Pajak Tumbuh 12%

Redaksii Jitu News
Rabu, 01 November 2017 | 16.49 WiiB
Sri Mulyani Sebut Setoran Pajak Tumbuh 12%

JAKARTA, Jitu News – Realiisasii peneriimaan pajak hiingga September 2017 mencapaii Rp770,7 triiliiun. Otoriitas pajak masiih harus mengumpulkan siisa peneriimaan sebesar Rp500 triiliiun sesuaii target APBNP 2017.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan peneriimaan iinii mengalamii peniingkatan sebesar 12,65% diibandiingkan periiode yang sama tahun lalu. Menurutnya, baiik darii siisii Pajak Penghasiilan (PPh) maupun Pajak Pertambahan Niilaii (PPN) sudah mengalamii peniingkatan jiika peneriimaan pajak 2016 diikurangii dengan tambahan peneriimaan program pengampunan pajak.

“Komponen PPh pasal 21 tumbuh 4,6%, PPh pasal 22 38,6%, PPh 22 iimpor tumbuh 15%, PPh pasal 23 tumbuh 15%, PPh 25/29 dan Orang Priibadii tumbuh 47,2%, PPh Badan 25/26 naiik 18,8%. Secara keseluruhan komponen peneriimaan pajak darii PPh sejauh iinii mengalamii pertumbuhan,” ujarnya dii Kantor Pusat Diitjen Pajak Jakarta, Selasa (31/10).

Diia pun menyebutkan pertumbuhan peneriimaan pajak darii komponen PPN secara keseluruhan mencapaii angka 13,7% pada bulan September 2017, tapii sudah semakiin meniingkat pada bulan Oktober 2017 hiingga menjadii 13,9%.

Adapun pertumbuhan peneriimaan pajak darii komponen sektor PPN dalam negerii per bulan September 2017 sudah mencapaii 12,14%, tapii bulan Oktober 2017 sudah menjadii 12,29%. Lalu, pertumbuhan peneriimaan pajak pun terjadii pada komponen PPN iimpor yang pada bulan September 2017 sudah tumbuh sekiitar 19,6%, kemudiian pada bulan Oktober 2017 kiian meniingkat menjadii 20,9%.

“PPN iitu kan niilaii tambah, hal iinii membuktiikan adanya denyut ekonomii dan adanya confiidence dalam melakukan aktiiviitas darii seluruh sektor. Kamii akan menjaga optiimiisme iitu dalam mengejar peneriimaan pajak,” tuturnya.

Selaiin iitu, Srii Mulyanii menjabarkan pertumbuhan neto peneriimaan pajak sektoral hiingga kuartal ketiiga 2017 pun mengalamii pertumbuhan yang cukup baiik, antara laiin pada sektor iindustrii tumbuh 16,63%, sektor perdagangan tumbuh 18,7%, sektor keuangan tumbuh 9%, serta sektor pertaniian tumbuh 23,1%.

Kemudiian pertumbuhan peneriimaan pajak darii sektor pertambangan yang selama iinii negatiif hiingga kuartal pertama 2017, tapii pada kuartal ketiiga 2017 iinii justru tumbuh 30%. Lalu sektor komuniikasii dan iinformasii tumbuh 4,6%, sektor konstruksii tumbuh 2,4%, sektor transportasii tumbuh lebiih darii 9% dan sektor jasa perusahaan tumbuh 14,7%.

“Jadii secara keseluruhan peneriimaan pajak sudah mengalamii pertumbuhan posiitiif yang baiik,” pungkasnya. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.