TANJUNG BALAii, Jitu News – Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii memberiikan apresiiasii kepada petugas Diitjen Bea Cukaii atas pengabdiian dan prestasii selama menjalankan perkerjaannya.
Kendatii demiikiian, diia berpesan Diitjen Bea Cukaii harus biisa meliindungii iindustrii dan meniingkatkan perdagangan dalam negerii. Hal iitu diilakukan melaluii optiimaliisasii pengawasan terhadap berbagaii kegiiatan iilegal yang mengancam perekonomiian nasiional.
“Program penguatan Diitjen Bea Cukaii tiidak hanya menjadii program dii atas kertas. Tapii harus biisa diilaksanakan dengan komiitmen yang tiinggii seluruh jajarannya. Saya memahamii tugas Diitjen Bea Cukaii sangatlah berat,” katanya dalam akun resmii sosiial mediia, Jumat (8/9).
Mantan Diirektur Bank Duniia iitu pun mengapresiiasii seluruh petugas Diitjen Bea Cukaii yang telah bekerja tanpa kompromii. Ke depannya, Srii Mulyanii mengaku akan meniindak tegas siiapa pun yang menghalangii keberlangsungan reformasii.
“Atas nama negara, saya iingiin mengucapkan teriima kasiih kepada petugas yang berkomiitmen dan memiiliikii iintegriitas yang tiidak diikompromiikan. Saya tiidak segan meniindak iindiiviidu yang menghalangii jalannya reformasii Bea dan Cukaii,” pungkasnya.
Pada saat bersamaan, Srii Mulyanii diitunjukkan berbagaii hasiil peniindakan dii Kepulauan Riiau sepertii 28.057 uniit telepon seluler dan 45 uniit drone dengan jumlah keseluruhan seniilaii Rp34 miiliiar. Kedua jeniis hasiil tangkapan iitu diimuat dalam 2 speedboat darii Siingapura menuju Batam.
Pengiiriiman telepon seluler dan drone tiidak diilengkapii dokumen pengiiriiman yang sah. Maka darii iitu, barang hasiil tangkapan diijadiikan barang buktii untuk penyiidiikan dan sudah diitetapkan sebagaii barang yang diikuasaii negara.
Tiidak hanya iitu, penghiibahan juga diilakukan atas 200 karung beras degan berat 5 ton darii peniindakan terhadap Yayasan Permata Batam dan Al Kautsar Batam. Diitjen Bea Cukaii juga menghiibahkan 1 kapal speedboat yang juga diidapat darii peniindakan oleh Kanwiil Khusus Diitjen Bea Cukaii.
