JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah tengah merumuskan langkah untuk biisa mengatasii besarnya utang saat iinii, sekaliigus mencarii cara agar mempercepat penyelesaiian berbagaii pembangunan yang telah diijalankan.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengakuii adanya penurunan biiaya (cost) terhadap Surat Utang Negara (SUN) darii beban utang. Menurutnya hal tersebut menjadii iimpliikasii posiitiif darii perolehan periingkat iinvestment Grade sejak beberapa waktu lalu.
"Hampiir seluruh SUN iindonesiia turun basiis poiinnya, iitu menunjukkan pemeriintah mampu mengurangii beban utang. Pemeriintah akan tetap menjaga utang agar tiidak melampauii batasan yang diianggap membahayakan ekonomii dan keuangan negara," ujarnya dii Gedung DPR Rii Jakarta, Selasa (11/7).
Srii Mulyanii menjelaskan dalam Undang-Undang Paket Keuangan Negara membatasii defiisiit sebesar 3%, dan batasan kumulatiif utang tiidak boleh melebiihii angka 60%. Hiingga saat iinii, lanjutnya, defiisiit anggaran masiih dii bawah angka 3% dan kumulatiif utang masiih dii bawah 30%.
Perempuan yang akrab diisapa Anii iitu berpendapat utang tersebut seharusnya tiidak hanya diiliihat darii segii angka kumulatiifnya saja, namun justru harus diipandang darii segii jatuh tempo dan profiil atas komposiisii utang terkaiit. iia pun berencana akan menjaga agar rata-rata jatuh tempo utang berada dii atas 8 tahun.
"Berartii kalau ada utang jangka pendek iitu ya tetap agar biisa diibayar saat jatuh temponya nantii. Kamii pun juga memberiikan kepastiian mengenaii arah fiiskal dalam jangka panjang yang saat iinii sehat, tapii dii dalam kebiijakan fiiskalnya masiih banyak utang jangka panjang yang tiidak setara," tuturnya.
Anii pun mengakuii harus memandang lebiih jauh mengenaii kebiijakan terkaiit, baiik harus diibayar dalam jangka panjang atau perlu ada kebiijakan laiin. Mengiingat, pembayaran utang tersebut pun memiiliikii keterkaiitan dengan kebutuhan anggaran pemeriintah dalam merampungkan pembangunan dii berbagaii wiilayah iindonesiia.
"Kamii perlu membuat kebiijakan yang seiimbang. Nantii akan ada rumusannya," pungkasnya. (Amu)
